![]() |
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam bersabda, yang artinya “Setiap
orang adalah pemimpin dan masing-masing kalian akan diminta
pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya. (HR. Shohih Bukhori)”
Kekuasaan di dalam Islam adalah tanggung jawab dan hakikatnya
kepemimpinan adalah amanat, titipan, kepercayaan dari Allah Yang Maha
Kuasa kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendakinya. Dalam perspektif
spiritual Islam, kepemimpinan Islam dimaknai sebagai kemampuan
melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan Alloh Subhanahu Wa Taala
sehingga tercipta masyarakat Madani yang hidup damai antara sesama
muslim dan non muslim.
Pemimpin yang baik berawal dari niat yang baik pula, sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam, yang artinya “Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. (HR. Shohih Bukhari, Muslim)”
Allah Subhanahu Wa Taala telah menjelaskan peran seorang Pemimpin
Umat yang baik dalam membimbing umat Islam didalam Al
Quran. Perhatikanlah beberapa ayat dan hadist tentang Kepemimpinan
berikut ini, yang artinya “Dan Kami Allah menjadikan mereka itu sebagai
pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan Kami
wahyukan kepada mereka agar berbuat kebaikan, melaksanakan shalat,
menunaikan zakat dan hanya kepada Kami mereka menyembah. (QS. Anbiya :
73)”.
Ayat ini menjelaskan tentang sosok pemimpin yang akan memberikan
dampak kebaikan dalam kehidupan rakyat secara keseluruhan. Dalam
ayat-ayat sebelum dan sesudah ayat ini dalam konteks menggambarkan para
Nabi yang memberikan contoh keteladanan dalam membimbing umat ke jalan
yang mensejahterakan umat lahir dan bathin. Tidak berlebihan jika
dikatakan bahwa ayat ini merupakan landasan prinsip dalam mencari figur
pemimpin ideal yang akan memberi kebaikan dan keberkahan bagi bangsa
dimanapun dan kapanpun.
“Hai Daud, sesungguhnya Kami Allah menjadikan kamu sebagai
khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan perkara di
antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu,
karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya
orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat adzab yang berat,
karena mereka melupakan hari perhitungan. (QS. Shad : 26)”
Keadilan harus dirasakan oleh semua pihak dan golongan. Diantara
bentuknya adalah dengan mengambil keputusan yang adil antara dua pihak
yang berselisih, mengurus dan melayani semua lapisan masyarakat tanpa
memandang agama, etnis, budaya, dan latar belakang.
Adapun sifat pokok yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin,
termasuk yang Allah jelaskan dalam surat As Sajadah, yang artinya “Kami
jadikan mereka pemimpin ketika mereka sabar/tabah. Kesabaran dan
ketabahan dijadikan pertimbangan dalam mengangkat seorang pemimpin.
Sifat ini merupakan syarat pokok yang harus ada dalam diri seorang
pemimpin. (QS. As Sajadah 24)”.
“Dan hendaklah kamu (Pemimpin) memutuskan perkara di antara mereka
menurut apa yang diturunkan Alloh dan janganlah kamu mengikuti hawa
nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka
tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Alloh
kepadamu (QS. Maaidah :49)”.
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu Pemimpin) berlaku adil dan
berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat dan Alloh melarang dari
perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pelajaran
kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. (QS. AN Nahl 90)”.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam telah menjelaskan keutamaan
yang besar bagi Pemimpin yang baik kepada umat, sebagaimana sabda
Rosululloh dibawah ini, yang artinya “Ada tujuh macam orang yang akan
bernaung dibawah naungan Allah, pada hari tiada naungan kecuali naungan
Alloh yang pertama yaitu Imam (pemimpin) yang adil. (HR. Shohih
Bukhori)”.
“Sesungguhnya manusia yang paling dicintai Allah pada hari kiamat
dan yang paling dekat kedudukannya di sisi Allah adalah seorang pemimpin
yang adil. (HR.Sunan Tirmidzi)”.
“Sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil, kelak disisi Allah
ditempatkan diatas mimbar dari cahaya, ialah mereka yang adil dalam
hukum terhadap keluarga dan apa saja yang diserahkan (dikuasakan) kepada
mereka. (HR. Shohih Muslim)”.
Akhir kata siapakah Pemimpin yang terbaik …? Yaitu yang telah disabdakan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam, yang artinya, “Sebaik-baik
pemimpin kalian adalah Pemimpin yang kalian mencintai mereka dan mereka
pun mencintai kalian. Mereka mendo’akan kalian dan kalian pun
mendo’akan mereka. (HR. Shohih Muslim)”.
Ustd Jufri Al Basrie LC Ketua Perkumpulan Umat Islam Untuk Perubahan
