Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!
Kategori: Uncategorized
-

Catatan Redaksi Keadilan dalam Ekonomi Islam !
Ekonomi Islam pada dasarnya dibangun berdasarkan sistem ekonomi
pasar. Anda bisa lihat kembali kitab fiqih. Pasal pertama dalam muamalah
selalu berbicara soal jual beli (bai‘) yang berisikan penjelasan
tentang syarat dan rukun jual beli, serta pembagian jual beli apakah sah
atau tidak dilihat dari sisi akad dan barang.Berpaku pada
bangunan utama bahwa sistem ekonomi Islam adalah berdasarkan ekonomi
pasar, maka seharusnya “keadilan ekonomi” di wilayah yang berpenduduk
mayoritas Muslim sudah bukan lagi menjadi bahan pertanyaan yang penting
dalam keseharian masyarakat. Namun, faktanya pertanyaan itu tidak bisa
hilang. Bahkan dalam situasi BBM (Bahan Bakar Minyak) sedang naik atau
turun, harga barang mengalami inflasi atau deflasi, selalu saja hal ini
dijadikan alasan telah terjadi ketidakadilan dalam sistem ekonomi.Padahal,
bagaimanapun juga, dalam sistem ekonomi pasar, selalu berlaku yang
dinamakan keadilan pasar. Barang yang harganya tinggi dengan kualitas
yang biasa tidak akan laku dijual, sementara barang yang diproduksi oleh
Usaha Kecil Menengah (UKM) dan tidak memiliki pangsa internasional,
akan tetap dinilai tinggi manakala kualitas barang juga tinggi.Inilah
prinsip keadilan pasar itu. Rukun pasar dalam hukum ekonomi Islam,
antara lain adalah wajib adanya produsen, konsumen, distributor dan
pemerintah serta institusi ekonomi. Anda bisa membuka kitab Ihyâ Ulum
al-Dîn li al-Ghazâli, Juz 4. Asal muasal dari rukun ini adalah wajib
adanya produsen dan konsumen saja.Namun, seiring pertimbangan
distribusi ke berbagai wilayah, maka masuk di dalamnya ada distributor
produk. Pemerintah berperan mengawasi harga lewat institusi ekonomi yang
didirikannya serta berperan memberikan jaminan terhadap keberlangsungan
transaksi antara produsen dan konsumen tersebut sehingga tidak ada yang
dirugikan antara satu sama lain (Al-Ghazali, Ihyâ Ulûm al-Dîn, Juz 4,
Beirut: Dâr al-Fikr, tt.: 94).Jadi, apabila masih dijumpai adanya ketidakadilan, maka yang perlu
dipertanyakan adalah peran dari elemen-elemen ekonomi penyusun rukun
ekonomi itu. Bisa jadi objek permasalahannya ada pada produsen, atau
mungkin ongkos distribusi yang terlalu tinggi diakibatkan sarana untuk
menuju ke wilayah konsumen menjadi sulit dijangkau.Jika keadilan
ekonomi itu terjadi akibat pemerintah dan institusi ekonomi, maka ada
kemungkinan munculnya ketidakadilan tersebut adalah disebabkan
ketidakberpihakan kebijakkan terhadap konsumen dan produsen. Misalnya
adalah disebabkan bea distribusi yang tinggi, lewat pajak atau cukai.
Bisa jadi juga akibat pejabat yang korup yang melakukan pemalakan liar
terhadap pihak konsumen dan distributor sehingga menyebabkan bea
produksi menjadi semakin tinggi ketika barang tersebut telah sampai
kepada konsumen.Kadangkala, sebagian ekonom menerapkan parameter
keadilan ekonomi berdasarkan pada terjadi atau tidaknya krisis moneter.
Menurut al-Ghazali, memang salah satu instrumen mewujudkan kesejahteraan
masyarakat, adalah dibutuhkan pada perhatian tidak hanya kepada keempat
rukun ekonomi di atas. Perhatian lain juga harus sama diberikan kepada
penjagaan jumlah uang yang beredar di masyarakat (penjagaan moneter) dan
perilaku konsumtif masyarakat. Menurut al-Ghazali, krisis moneter
terjadi karena hal berikut:وكل من عامل
معاملة الربا على الدرهم والدنانير فقد كفر النعمة وظلم لأنهما خلقا
لغيرهما لالنفسهما إذ لاغرض في عينهما فإذا اتجر في عينهما فقد اتخذهما
مقصودا على خلاف وضع الحكمة إذ طلب النقود لغير ما وضع له ظلم وكموقع
المرآة من الألوان فأما من معه نقد فلو جاز له أن يبيعه بالنقد فيتخذ
التعامل على النقد غاية عمله فيبقى النقد مقيدا عنده وينزل منزلة المكنوزArtinya:
“Setiap orang yang melakukan muamalah riba (pertukaran uang) atas (mata
uang) dirham dan dinar maka sesungguhnya ia telah kufur nikmat dan
telah berbuat dhalim karena keduanya diciptakan bukan untuk ditukarkan
dengan selain keduanya dan bukan untuk sesamanya. Hal ini mengingat
keduanya bukan untuk tujuan ‘ain-nya, maka dari itu apabila keduanya
diperdagangkan, maka sama artinya dengan telah memperlakukannya tidak
sebagaimana dimaksud sebelumnya.Oleh karena itulah, maka
memperlakukan keduanya tidak sebagaimana fungsinya merupakan sikap
dhalim. Ibarat cermin yang merefleksikan warna-warna, demikianlah
seseorang yang bersamanya sebuah mata uang. Apabila ia diperbolehkan
untuk menjual uang, padahal uang menjadi perantara muamalahnya
sehari-hari, jadilah kemudian uang yang beredar menjadi terbatas.
(Al-Ghazali, Ihyâ Ulûm al-Dîn, juz 4, Beirut: Dâr al-Fikr, tt.: 94)Al-Ghazali
mengibaratkan uang layaknya sebuah cermin. Cermin tidak punya warna
namun dapat merefleksikan semua warna. Jika cermin dijual, maka tidak
akan terefleksi lagi warna-warna. Uang bukanlah komoditas sehingga tidak
dapat diperjualbelikan. Memperjualbelikan uang adalah ibarat
memenjarakannya, sebab hal ini akan mengurangi jumlah yang beredar dan
berfungsi sebagai alat tukar. Efeknya kemudian adalah timbul krisis.
Singkatnya bahwa perdagangan mata uang merupakan pangkal dari krisis.Namun,
apakah benar bahwa krisis moneter dapat berlaku sebagai tolok ukur
ketidakadilan pasar? Menurut al-Ghazali, pasar memiliki tabiat dasar
yang bersifat alami. Ia tidak dipengaruhi oleh jumlah uang yang beredar,
melainkan dipengaruhi oleh faktor distribusi barang dan permintaan.
Kurang lebihnya al-Ghazali menjelaskan bahwa bisa saja petani hidup
tanpa keberadaan alat-alat pertanian di sisinya.Namun hal itu
tidak dapat dilakukan oleh tukang kayu yang tidak memiliki lahan
pertanian. Kebutuhan imbal balik untuk saling melengkapi antara tukang
kayu dan petani merupakan akar dari pasar. Tabiat ini akan selalu ada
seiring manusia tidak dapat memenuhi beberapa kebutuhannya sendiri. Jadi
pada prinsipnya, keadilan ekonomi tidak dipengaruhi oleh peredaran
keuangan, melainkan oleh tabiat dasar manusia yang membentuk pasar.
Tabiat pasar ini akan dengan sendirinya terbentuk seiring ruang dan
waktu yang memisahkan antara produsen dan konsumen.Jadi, dalam
mewujudkan keadilan pasar, maka peran pokok keempat rukun ekonomi pasar
di atas, merupakan sarana pokok yang mutlak diusahakan. Semakin kecil
hambatan yang menghalangi sampainya distribusi barang ke konsumen, maka
semakin kecil pula jurang terjal ketidakadilan bisa dikurangi.Bersyukurlah
Indonesia, dengan konsentrasi pembangunan infrastruktur yang hari ini
sedang digalakkan oleh pemerintah. Infrastruktur merupakan bagian dari
memperkecil gap harga antara tempat produksi dengan konsumen. Tetap
bersyukur menjadi warga dan negara Indonesia.***********
Penulis: Ustadz Muhammad Syamsudin
(Peneliti Bidang Ekonomi Syariah -

Bappeda Berganti Nama Menjadi Bapperida, Sekda Kota Serang Lantik Puluhan ASN
KOTA SERANG KONTAK BANTEN – Pemkot Serang mengubah nama Badan Perencanaan dan
Pembangunan Daerah (Bappeda), menjadi Badan Perencanaan Pembangunan
Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Serang.Perubahan itu dilakukan, menyusul adanya Peraturan Menteri Dalam
Negeri (Permendagri) Nomor 7 Tahun 2023 tentang penyesuaian nomenklatur
dan struktur organisasi lembaga perencanaan daerah.Sebagai bentuk konsekuensi dari perubahan nomenklatur baru itu, Sekda
Kota Serang Nanang Saefuddin melantik 9 pejabat struktural dan 34
pejabat fungsional di lingkungan Bapperida dan Inspektorat Kota Serang
yang dilaksanakan di Aula Setda lantai 1 Puspemkot Serang, Kamis
(5/2/2026).Nanang mengungkapkan, pelantikan itu dilakukan sebagai upaya
penyegaran dan peningkatan kinerja organisasi, sekaligus untuk
pengembangan karier Pegawai Negeri Sipil (PNS).“Ini merupakan kepercayaan pimpinan yang diberikan kepada
teman-teman. Jadi tolong dijalankan dengan baik kepercayaan itu,”
katanya.Nanang menjelaskan, posisi Baperida sangat strategis dalam mencapai
tujuan dari visi misi kepala daerah yang sudah tercantum dalam RPJMD.
Oleh karena itu, para ASN yang bertugas di dalamnya harus benar-benar
fokus dan maksimal dalam menyusun sebuah perencanaan dari tahun ke
tahun.“Semoga dengan jabatan ini bisa berkontribusi untuk meningkatkan
pembangunan dan memajukan Kota Serang yang kita cintai,” pungkasnya.Pada kesempatan itu, Nanang juga mengingatkan akan pentingnya masukan
atau aspirasi masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan. Maka dari
itu, setiap Musrembang yang dilaksanakan sudah barang tentu harus
menjadi prioritas rencana pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemkot
Serang.“Baik aspirasi pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur,” pungkasnya lagi.
Pada kesempatan itu, Nanang juga mengingatkan kepada ASN perempuan
agar mengurangi intensitas ngobrolnya dibandingkan dengan kerja.
Meskipun Nanang menyadari tidak semua perempuan begitu, tapi kita harus
saling mengingatkan.“Kita digaji dan diberikan Tunjangan Kinerja Pegawai (TPP) untuk
bekerja melayani masyarakat, jadi fokuslah pada tugas,” tandasnya -

Catatan Redaksi Mari Berbenah Menyambut Ramadhan 1447 H
Oleh: Dr HM Harry Mulya Zein
Sebentar lagi seluruh umat Islam akan menjalan ibadah Puasa Ramadhan 1447 H . Puasa di bulan Ramadhan memang
ibadah yang paling banyak ditunggu-tunggu umat Islam. Karena itu, dalam
beberapa hari kedepan, untaian kalimat Marhaban ya Ramadhan, selamat
datang bulan suci Ramadhan patut kita kumandangkan. Berikut adalah informasi penting mengenai jadwal di wilayah Banten untuk menyambut Ramadhan 2026- Muhammadiyah: Menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026.
Pemerintah (Kemenag): Memperkirakan awal puasa pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Kepastian resmi akan diputuskan melalui Sidang Isbat yang dijadwalkan pada 17 Februari 2026.
Namun,
marhaban ya Ramadhan sepatutnya bukan sekadar ucapan selamat datang
yang terlontar dari mulut belaka. Bukan pula dengan berprilaku
konsumtif, mengikuti ajakan iklan di tayangan televisi. Maklum,
menjelang Ramadhan ini, berbagai komoditas yang diproduksi dengan
sensibilitas keagamaan dilempar ke pasar dan diiklankan.Tanpa
kita sadari, umat Islam pada setiap momentum Ramadhan tiba selalu
diposisikan sebagai konsumen potensial untuk meraup keuntungan bisnis.
Sepertinya ibadah puasa nantinya kurang sempurna jika tidak mengkonsumsi
makanan serta minuman tertentu yang diiklankan dengan mengatasnamakan
agama.Sungguh disayangkan jika kita termasuk ‘korban’ dan masuk
kaum konsumtif. Subtansi penyambutan Ramadhan yang benar-benar
diharuskan Islam telah kita tinggalkan. Yang ada hanya kita mengikuti
ajakan konsumerisme, yang sebenarnya telah menjauh dari esensi
penyambutan Ramadhan.Marhaban ya Ramadhan, sepatunya kita
menyambut bulan penuh keberkahan itu dengan berbenah diri.
Perbuatan-perbuatan tercela, tidak terpuji, kebohongan, kemalasan dan
perbuatan-perbuatan negatif yang (mungkin) kita telah lakukan sebelumnya
harus segera ditinggalkan. Kita sambut Ramadhan dengan hati yang bersih
dan jernih. Berbenah diri untuk menjalankan ibadah puasa selama satu
bulan penuh.Ibadah puasa di bulan suci ini yang diwajibkan untuk
orang-orang beriman di seluruh dunia bukan sekadar ibadah. Ibadah puasa
di bulan Ramadhan sangat berbeda dengan ibadah lain. Sebab, puasa adalah
ibadah ‘rahasia’. Artinya, orang itu berpuasa atau tidak hanyalah orang
berpuasa itu sendiri dan Allah saja yang mengetahuinya.Ramadhan
adalah bulan penyemangat. Bulan yang mengisi kembali baterai jiwa setiap
muslim. Ramadhan sebagai “Shahrul Ibadah” harus kita maknai dengan
semangat pengamalan ibadah yang sempurna. Ramadhan sebagai “Shahrul
Fath” (bulan kemenangan) harus kita maknai dengan memenangkan kebaikan
atas segala keburukan. Ramadhan sebagai “Shahrul Huda” (bulan petunjuk)
harus kita implementasikan dengan semangat mengajak kepada jalan yang
benar, kepada ajaran Al-Qur’an dan ajaran Nabi Muhammad Saw.Ramadhan
sebagai “Shahrus-Salam” harus kita maknai dengan mempromosikan
perdamaian dan keteduhan. Ramadhan sebagai “Shahrul-Jihad” (bulan
perjuangan) harus kita realisasikan dengan perjuangan menentang
kedzaliman dan ketidakadilan di muka bumi ini. Ramadhan sebagai “Shahrul
Maghfirah” harus kita hiasi dengan meminta dan memberiakan ampunan.
Ramadhan juga sebagai bulan kesabaran, maka kita harus melatih untuk
sabar dalam menjalani hidup. Maksud dari sabar yang tertera dalam
al-Quran adalah ‘gigih dan ulet’ seperti yang dimaksud dalam (QS. Ali
Imran/3: 146).Semoga dengan mempersiapkan diri kita secara baik
dan merencanakan aktivitas dan ibadah-ibadah dengan ihlas, serta berniat
“liwajhillah wa limardlatillah”, karena Allah dan karena mencari ridha
Allah, kita mendapatkan kedua kebahagiaan tersebut, yaitu
“sa’adatud-daarain” kebahagiaan dunia dan akherat. Semoga kita bisa
mengisi Ramadhan tidak hanya dengan kuantitas harinya, namun lebih dari
pada itu kita juga memperhatikan kualitas puasa kita.Mengakhiri hikmah ini,
ada baiknya kita mendengarkan kisah Khalifah Umar bin Khathab. Suatu
ketika Umar pernah menghukum Amru bin Ash, sang gubernur Mesir kala itu
yang berbuat semena-mena terhadap seorang rakyatnya yang miskin.Seorang
gubernur yang bertugas di Hamash, Abdullah bin Qathin pernah dilucuti
pakaiannya oleh Umar. Sang khalifah menyuruh menggantinya dengan baju
gembala. Bukan itu saja, si gubernur diminta menjadi penggembala domba
sebenarnya untuk beberapa saat. Hal itu dilakukan Umar karena sang
gubernur membangun rumah mewah buat dirinya.“Aku tidak pernah menyuruhmu membangun rumah mewah!” ucap Umar begitu tegas.Esensi
puasa Ramadhan juga memberikan nilai ajaran agar orang yang beriman dan
bertakwa mengikuti tuntunan Nabi saw yang hidupnya sangat sederhana.
Dalam sebuah hadist, Rasulullah juga bersabda, “Berhentilah kamu makan
sebelum kenyang.”Semoga di bulan Ramadhan nanti, kita bisa mengambil hikmah untuk bisa menjalankan hidup sederhana. Aamiin. -

Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Menyerah Perangi Kemiskinan
BOGOR KONTAK BANTEN — Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan
para kepala daerah dan pemimpin di semua tingkatan agar tidak menyerah
dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Menurutnya, kondisi
kemiskinan tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa.Pesan itu disampaikan Prabowo dalam Taklimat Presiden pada Rapat
Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Bogor, Senin
(2/2). Ia menegaskan, Indonesia memiliki kekayaan alam melimpah, namun
pengelolaannya oleh elite bangsa masih belum optimal.“Kekayaan kita sangat banyak, tapi harus kita akui,
elite di berbagai bidang masih kurang dalam menjaga dan mengelola
kekayaan bangsa,” ujar Prabowo.Ia mengajak seluruh pemimpin membenahi diri dan
lingkungannya, serta bersatu lintas partai demi kepentingan rakyat.
Prabowo juga menegaskan agar perbedaan politik masa lalu tidak lagi
menjadi penghalang.“Mari kita bersatu menjaga kekayaan alam untuk
sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Jangan lagi terjebak sekat-sekat
karena sejarah,” tegasnya.Prabowo menambahkan, Indonesia tidak boleh pesimistis
menghadapi tantangan kemiskinan. Dengan potensi yang dimiliki, bangsa
ini tidak boleh menyerah sebelum berjuang maksimal menghapus kemiskinan. -

Inter Milan Kalahkan Cremonese, Juventus Masuk Empat Besar
TANGERANG KONTAK BANTEN Inter Milan sukses membawa pulang tiga
poin dari markas Cremonese pada pekan ke-23 Serie A 2025/2026. Di
pertandingan lainnya, Juventus tampil perkasa untuk mengamankan posisi
empat besar.Inter Milan melanjutkan tren positif usai menundukkan Cremonese
dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-23 Serie A 2025/2026. Duel tersebut
berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB.Kedua tim tampil dengan kondisi tidak ideal. Cremonese harus
kehilangan Antonio Sanabria dan Warren Bondo yang absen karena cedera.
Di kubu Inter Milan, Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu juga tidak
dapat diturunkan dengan alasan serupa.Meski begitu, Nerazzurri tetap tampil dominan sejak awal
pertandingan. Tekanan Inter membuahkan hasil pada menit ke-16 ketika
Lautaro Martinez membuka keunggulan melalui sundulan usai memanfaatkan
umpan Federico Dimarco.Inter menggandakan keunggulan pada menit ke-31. Serangan dari sisi
kanan diakhiri dengan umpan matang Luis Henrique yang diselesaikan Piotr
Zielinski. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.Insiden sempat terjadi pada menit ke-49 setelah lemparan flare dari
tribune mengenai kiper Cremonese asal Indonesia, Emil Audero. Audero
sempat mendapatkan perawatan sebelum akhirnya mampu melanjutkan
pertandingan.Kemenangan ini membuat Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen
dengan koleksi 55 poin, unggul delapan angka atas AC Milan di posisi
kedua. Cremonese sendiri tertahan di peringkat ke-16 dengan 23 poin.Sementara itu, Juventus mencatat kemenangan besar saat bertandang ke
markas Parma. Bermain di Stadion Ennio Tardini, Bianconeri menang telak
4-1.Gleison Bremer menjadi bintang dengan mencetak dua gol. Dua gol
lainnya disumbangkan Weston McKennie dan Jonathan David. Parma hanya
mampu mencetak satu gol melalui bunuh diri Andrea Cambiaso.Tambahan tiga poin membuat Juventus naik ke posisi keempat klasemen
dengan 45 poin dari 23 pertandingan, terpaut 10 angka dari Inter Milan
di puncak. Parma harus puas berada di peringkat ke-16 dengan 23 poin
dari jumlah laga yang sama -

Kemiskinan Masyarakat Akibat Korupsi Yang Sistismik
Korupsi ( bahasa latin:
courruptio dari kata kerja corrumpere, yang bermakna busuk, rusak,
menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah
perilaku pejabat publik, baik politikus/politisi maupun pegawai negeri,
yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya
mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik
yang dipercayakan kepada mereka.Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di
Indonesia telah menjadi penyakit sosial yang sangat membahayakan
kelangsungan kehidupan bangsa dari upaya mewujudkan keadilan sosial,
kemakmuran dan kemandirian, bahkan memenuhi hak-hak dasar kelompok
masyarakat rentan (fakir miskin, kaum jompo dan anak-anak terlantar).
Menurunnya tingkat kesejahteraan (menyengsarakan rakyat), kerusakan
lingkungan sumber daya alam, mahalnya biaya pendidikan dan kesehatan,
hilangnya modal manusia yang handal, rusaknya moral masyarakat secara
besar-besaran bahkan menjadikan bangsa pengemis merupakan cerminan dari
dampak KKN.Pada umumnya, korupsi adalah benalu
sosial yang merusak struktur pemerintahan, dan menjadi penghambat utama
terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan negara. Selain itu,
Korupsi merupakan bagian dari gejala sosial yang masuk dalam klasifikasi
menyimpang (negative), karena merupakan suatu aksi tindak dan perilaku
sosial yang merugikan individu lain dalam masyarakat, menghilangkan
kesepakatan bersama yang berdasar pada keadilan, serta pembunuhan
karakter terhadap individu itu sendiri. Makna korupsi, sebagai suatu
tindakan amoral, tidak memihak kepentingan bersama (egois), mengabaikan
etika, melanggar aturan hukum, dan terlebih melanggar aturan agama.Kolusi adalah suatu kerja sama
melawan hukum antar penyelenggara negara atau antara penyelenggara
negara dan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat, dan atau
Negara. Dan Nepotisme adalah tindakan atau perbuatan yang menguntungkan
kepentingan keluarganya atau kroninya di atas kepentingan masyarakat,
bangsa dan Negara.Dalam prakteknya Korupsi, Kolusi dan
Nepotisme (KKN) sangat sukar bahkan hampir tidak mungkin dapat
diberantas, oleh karena sangat sulit memberikan pembuktian-pembuktian
yang otentik. Disamping itu sangat sulit mendeteksinya dengan
dasar-dasar hukum yang pasti. Namun akses perbuatan Korupsi, Kolusi dan
Nepotisme (KKN) ini merupakan bahaya laten yang harus diwaspadai baik
oleh pemerintah maupun oleh masyarakat itu sendiri. Tindakan Korupsi,
Kolusi dan Nepotisme (KKN) ini merupakan produk dari sikap hidup satu
kelompok masyarakat yang memakai uang sebagai standard kebenaran dan
sebagai kekuasaaan mutlak. Sebagai akibatnya, kaum koruptor yang kaya
raya dan para politisi korup yang berkelebihan uang bisa masuk ke dalam
golongan elit yang berkuasa dan sangat dihormati. Mereka ini juga akan
menduduki status sosial yang tinggi dimata masyarakat.Dalam konteks USDRP yang diinisasi
Pemerintah dan Bank Dunia, KKN menjadi penyebab rendahnya daya saing
suatu daerah, terhambatnya proses pertumbuhan dan pengembangan ekonomi
lokal/daerah maupun semakin jeleknya kualitas dan kuantitas layanan
publik. Untuk itu, menjadi suatu kewajaran salah satu manual UIDP yang
dikembangkan oleh CPMU dengan dukungan Team Manajemen Konsultan UIDP dan
MTAS mengembangkan manual tentang Program Anti Korupsi, Kolusi dan
Nepotisme yang dikenal Anti Corruption Action Plan/ACAP. Tentunya
pengembangan manual ACAP yang sedang disiapkan oleh Team Konsultan
Tingkat Nasional tersebut menjadi saksi bahwa Pemerintah dan Bank Dunia
melalui USDRP serius untuk membasmi pelaku Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
(KKN) beserta benih-benihnya. Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)
menjadi tumbuh subur pada suatu tatanan pemerintahan yang mengabaikan
prinsip demokratisasi dasar yaknitransparansi, partisipasi dan
akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya publik. Dampaknya paling
dirasakan oleh kelompok sosial masyarakat rentan baik secara ekonomi
maupun akses, selain itu tumbuh kembangnya budaya dan relasi informal
dalam pelayanan publik serta distrust terhadap pemerintahnya. Hernando
de Soto (1992) misalnya menyatakan. .terdapat perilaku rasional
(rational choice) dari masyarakat untuk menjadi informal secara ekonomis
terhadap pelayanan-pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Munculnya
perilaku rational choice masyarakat tidak terlepas dari perilaku
birokrasi yang selama ini dirasakan oleh masyarakat. Barzelay (1982)
dalam Breaking Through Bureaucracy menyatakan masyarakat bosan pada
birokrasi yang rakus dan bekerja lambanBagaimana bila suatu saat mereka bisa
menduduki jabatan stategis dan basah. Jadi mereka tinggal meningkatkan
kreativitasnya untuk korupsi. Intinya adalah masalah kesempatan saja,
yang berarti produk undang-undang dan aplikasinya hanyalah tindakan
pemberantasan dan bukan pencegahan (preventif).
Perkara Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
(KKN) yang banyak menimpa para pejabat, baik dari kalangan eksekutif,
yudikatif maupun legislatif menunjukkan tidak hanya mandulnya
Undang-undang Nomor 28 tahun 1999, tentang Penyelenggara Negara yang
Bersih dan Bebas dari Korupsi,Kolusi dan nepotisme, tetapi juga semakin
tidak tertibnya nilai-nilai kehidupan sosial masyarakat. Kasus korupsi
yang diduga melibatkan para menteri, mantan menteri, gubernur, mantan
gubernur, bupati, mantan bupati dan lain sebagainya menunjukkan bahwa
para pejabat negara yang diharapkan menjadi tauladan bagi masyarakat
luas mengenai tertib hukum dan tertib sosial, ternyata justru mereka
yang harus duduk dikursi pesakitan dengan tuntutan tindak pidana
korupsi. Kasus Bulog dan kasus dana non bugeter DKP yang begitu kusut
hanyalah sedikit dari sekian banyak perkara pelaku korupsi, Kolusi dan
Nepotisme (KKN) di negara yang berupaya mewujudkan good goverment and
clean goverment sebagai salah satu cita-cita reformasi.
Akibat akibat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) ini adalah :- Pemborosan sumber-sumber, modal yang lari, gangguan terhadap penanaman modal, terbuangnya keahlian, bantuan yang lenyap.
- ketidakstabilan, revolusi sosial, pengambilan alih kekuasaan oleh militer, menimbulkan ketimpangan sosial budaya.
- pengurangan kemampuan aparatur pemerintah, pengurangan kapasitas administrasi, hilangnya kewibawaan administrasi.
Selanjutnya Mc Mullan (1961) menyatakan
bahwa akibat korupsi adalah ketidak efisienan, ketidakadilan, rakyat
tidak mempercayai pemerintah, memboroskan sumber-sumber negara, tidak
mendorong perusahaan untuk berusahaterutama perusahaan asing,
ketidakstabilan politik, pembatasan dalam kebijaksanaan pemerintah dan
tidak represif.
Berdasarkan pendapat para ahli di atas, maka dapat disimpulkan akibatakibat korupsi diatas adalah sebagai berikut :- Tata ekonomi seperti larinya modal keluar negeri, gangguan terhadap perusahaan, gangguan penanaman modal.
- Tata sosial budaya seperti revolusi sosial, ketimpangan sosial.
- Tata politik seperti pengambil alihan kekuasaan, hilangnya
bantuan luar negeri, hilangnya kewibawaan pemerintah, ketidakstabilan
politik. - Tata administrasi seperti tidak efisien, kurangnya kemampuan
administrasi,hilangnya keahlian, hilangnya sumber-sumber negara,
keterbatasan kebijaksanaan pemerintah, pengambilan tindakan-tindakan
represif.
- Membangun dan menyebarkan etos pejabat dan pegawai baik di
instansipemerintah maupun swasta tentang pemisahan yang jelas dan tajam
antara milik pribadi dan milik perusahaan atau milik negara. - mengusahakan perbaikan penghasilan (gaji) bagi pejabat dan
pegawai negeri sesuai dengan kemajuan ekonomi dan kemajuan swasta, agar
pejabat dan pegawai saling menegakan wibawa dan integritas jabatannya
dan tidak terbawa oleh godaan dan kesempatan yang diberikan oleh
wewenangnya. - Menumbuhkan kebanggaan-kebanggaan dan atribut kehormatan diri
setiap jabatan dan pekerjaan. Kebijakan pejabat dan pegawai bukanlah
bahwa mereka kaya dan melimpah, akan tetapi mereka terhormat karena jasa
pelayanannya kepada masyarakat dan negara. - Bahwa teladan dan pelaku pimpinan dan atasan lebih efektif dalam memasyarakatkan pandangan, penilaian dan kebijakan.
- menumbuhkan pemahaman dan kebudayaan politik yang terbuka untuk
kontrol, koreksi dan peringatan, sebab wewenang dan kekuasaan itu
cenderung disalahgunakan. - hal yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana menumbuhkan
sense ofbelongingness dikalangan pejabat dan pegawai, sehingga mereka
merasaperuasahaan tersebut adalah milik sendiri dan selalu berusaha
berbuat yang terbaik.
Pada akhirnya pemerintah mempunyai peran
penting dalam penanganan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) ini
sehingga bangsa kita bisa lebih menjadi lebih baik dan lebih maju. -

Chandra Asri Group perkuat UMKM lokal lewat Food Stall TAM 2026
Kota Cilegon KONTAK BANTEN – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri
Group), mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
lokal di sekitar wilayah operasional melalui penyelenggaraan Food Stall
TAM 2026 pada saat pelaksanaan Turn Around Maintanance (TAM). Food
Stall TAM 2026, merupakan sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi yang
membuka peluang usaha langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha
kuliner skala kecil dan kelompok ibu-ibu. Para pelaku usaha kecil dan
menengah ini dapat membuka kedai di dalam pabrik Petrokimia selama
periode TAM untuk menyediakan makanan dan minuman bagi para pekerja.Terdapat
total 26 lapak yang mayoritas diisi oleh kelompok ibu-ibu, baik yang
belum bekerja maupun yang telah menjalankan usaha kuliner. Setiap lapak
dikelola oleh tiga orang sehingga melibatkan sekitar 80 warga dari
wilayah Ring 1 perusahaan, yaitu Gunung Sugih, Kosambironyok, Grogol
Indah, dan Anyar.Chandra Asri Group kembali menyelenggarakan TAM
di fasilitas pabrik petrokimia yang berlokasi di Cilegon, Banten yang
dimulai pada pertengahan Januari 2026, sebagai bagian dari standar
industri petrokimia global yang dilakukan secara berkala dan terencana
untuk menjaga keandalan, keselamatan dan integritas fasilitas produksi.Dengan keterlibatan sekitar 5.000 pekerja baik karyawan Chandra Asri
Group maupun kontraktor selama pelaksanaan TAM, Food Stall TAM 2026
berperan sebagai fasilitas pendukung kebutuhan makan dan istirahat
pekerja di area pabrik sekaligus. Program ini juga dikembangkan untuk
mendorong perputaran ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan
kelompok rentan dan pelaku UMKM di sekitar wilayah operasional
perusahaan.Salah satu pedagang yang ikut serta dalam Food Stall
TAM 2026 bernama Nurul Anggraini, mengatakan “Alhamdulillah, selama
mengikuti Food Stall ini omzet saya meningkat drastis sampai lebih dari
500 persen. Saya berharap agar Chandra Asri terus melibatkan warga
lokal, khususnya UMKM sekitar Anyar, Gunung Sugih dalam setiap
kegiatannya,” kata Nurul.Pedagang lainnya bernama Wati,
mengatakan, keikutsertaannya dalam Food Stall TAM 2026 ini membantunya
meningkatkan pendapatan di saat warungnya sedang sepi. “Saya sehari-hari
dagang di Pangabuan. Kebetulan di sana lagi sepi. Saya buka di sini
(Food Stall TAM 2026). Alhamdulillah, rezekinya di sini, dari hari
pertama sampai sekarang banyak yang beli,” katanya.Melalui Food Stall TAM 2026, Chandra Asri Group menegaskan komitmen
untuk tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan sekitar. Program ini
menjadi bagian dari pendekatan keberlanjutan perusahaan yang tidak hanya
berorientasi pada kinerja operasional, tetapi juga pada pemberdayaan
ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan kelompok rentan. Dengan
mengintegrasikan aspek sosial dalam setiap agenda operasional strategis,
Chandra Asri Group terus memperkuat perannya sebagai Mitra Pertumbuhan
bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.“Food
Stall TAM 2026 merupakan bagian dari komitmen Chandra Asri untuk
memastikan bahwa setiap agenda operasional strategis juga memberikan
dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Kami berkomitmen untuk terus
tumbuh bersama masyarakat dan menjalankan peran perusahaan sebagai mitra
pertumbuhan di sekitar wilayah operasional,” ujar Wawan Mulyana,
Corporate Shared Value Department Manager Chandra Asri. -

Wagub Dimyati Ajak Pemuda Banten Perkuat Persatuan di Musda KNPI
Wagub Dimyati
Natakusuman (topi putih) saat menghadiri acaea Musda ke-VIII Komite
Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten. Foto : IstSERANG KONTAK BANTEN Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati
Natakusumah menegaskan pentingnya peran pemuda dalam organisasi sebagai
wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan penguatan persatuan.Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda)
ke-VIII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten bertema
“Satu Pemuda, Satu KNPI, Pemuda Banten Bersatu” di Hotel Le Dian, Kota
Serang, Sabtu (24/1/2026).Menurutnya, pemuda merupakan pilar persatuan
sekaligus energi pembangunan. Karena itu, generasi muda harus memiliki
moral baik, berdaya saing, berdampak positif, serta melek teknologi.“Pemuda adalah agen perubahan yang harus mampu
menjawab berbagai persoalan dan ketertinggalan agar daerah semakin
maju,” ujarnya.Dimyati juga menyebut KNPI sebagai wadah strategis
kaderisasi pemimpin. Melalui organisasi, pemuda dilatih berorganisasi,
mengelola berbagai elemen, serta menanamkan nilai pelayanan kepada
masyarakat.Ia berharap Musda ini melahirkan pemimpin dan program
kerja yang memperkuat peran pemuda serta mencetak generasi Banten yang
unggul.Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga
Provinsi Banten Ahmad Syaukani menegaskan dukungan penuh pemerintah
terhadap kegiatan kepemudaan positif. Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah
menambahkan, KNPI siap menjadi mitra strategis pemerintah, termasuk
melalui program ketahanan pangan seperti panen jagung 10 hektare di
Kabupaten Lebak.Kegiatan Musda turut dimeriahkan pertunjukan seni debus dan santunan anak yatim.
-

Gunung Burangrang Bandung Barat Longsor, Tim SAR Cari 82 Warga Tertimbun
Suasana longsor
di di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung
Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). Foto : IstBANDUNG BARAT KONTAK BANTEN – Tim SAR gabungan masih melakukan
pencarian terhadap 82 warga yang diduga tertimbun longsor akibat hujan
deras di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung
Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari.Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman,
mengatakan proses pencarian dilakukan secara manual dengan mengandalkan
personel gabungan serta bantuan anjing pelacak (K9).“Dari total 113 warga yang terdampak longsor, 23
orang selamat dan sudah kami amankan. Delapan orang ditemukan meninggal
dunia, sementara 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman
di lokasi kejadian, seperti dilansir ANTARA, Sabtu (24/1/2026).Proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan
langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, dengan
melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas.Para korban selamat telah dievakuasi ke tenda darurat
sambil menunggu kondisi cuaca dan medan yang lebih aman agar pencarian
dapat dilanjutkan secara maksimal.Kronologi Kejadian
Kapolsek Cisarua, AKP AY Yogaswara, menjelaskan
longsor terjadi pada Sabtu sekitar pukul 03.00 WIB. Warga sempat
mendengar suara gemuruh keras sebelum material longsor bergerak dari
arah Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.
Peristiwa tersebut juga disertai banjir bandang.Yogaswara mengimbau warga yang tinggal di sekitar
lokasi untuk tetap waspada dan menjauhi area longsoran karena masih
terdapat potensi bencana susulan akibat kondisi tanah yang labil.“Kami terus berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, puluhan rumah warga dilaporkan rusak berat setelah tertimbun material longsor dan lumpur.