Kategori: Hukum

  • “Kejagung Sita Aset Tambang Ilegal Samin Tan, 60 Ribu Ton Batubara Diamankan”

     

     

    JAKARTA, KONTAK BANTEN – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah aset bernilai besar dalam kasus dugaan korupsi tambang ilegal yang melibatkan pengusaha Samin Tan. Penyitaan dilakukan setelah penyidik menggeledah kantor dan lokasi tambang batubara milik PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT).

    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan bahwa penyitaan mencakup dokumen penting hingga berbagai aset perusahaan yang terafiliasi dengan tersangka.

    “Penyidik melakukan penyitaan terhadap dokumen yang berkaitan dengan tindak pidana serta aset perusahaan yang terafiliasi dengan tersangka ST, yaitu PT MCM dan PT BBP,” ujar Anang dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2026).

    Perusahaan tersebut diketahui terhubung dengan Samin Tan melalui PT Multi Capital Mandiri (MCM) yang beroperasi di wilayah Kaong, Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

    Adapun rincian aset yang disita cukup signifikan. Di area kantor utama PT AKT, penyidik menyita 47 unit bangunan, 3 genset, 1 tangki genset, 1 control panel, serta 1 unit forklift.

    Selain itu, penyidik juga mengamankan sekitar 60.000 metrik ton batubara di lokasi stockpile Coal Handling Processing di Tumbang Baung, Laung Tuhup, Murung Raya, Kalimantan Tengah, dengan kadar kalori mencapai ±9.000.

    Tak hanya itu, sejumlah alat berat dan kendaraan operasional juga turut disita. Di antaranya 7 alat berat, 1 truk, 1 fuel truck, 1 conveyor, 4 genset, serta 3 fuel station dari lokasi Desa Tuhup.

    Di area pertambangan, penyidik menemukan 37 unit alat berat, 20 unit lighting plant, 1 lighting tower, 1 tangki fuel station, 1 compressor, serta 4 unit alat berat yang belum dirakit.

    Sementara itu, di lokasi workshop PT AKT, terdapat 40 alat berat, 7 lighting tower, 1 mobil light pick-up, 3 mesin welding, 1 compactor, 1 line boring, dan 1 mesin bubut yang turut diamankan.

    “Lokasi stockpile juga ditemukan 1 mesin crusher, 5 alat berat, 14 truk hauling, serta di fuel station disita 5 tangki bahan bakar dan 4 fuel truck,” tambah Anang.

    Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan Samin Tan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tambang ilegal di Kalimantan Tengah untuk periode 2016 hingga 2025.

    Dalam perkara ini, perusahaan yang terafiliasi dengan tersangka diduga memperoleh keuntungan dari aktivitas penambangan dan penjualan batubara ilegal sepanjang 2017 hingga 2025.

    Kejagung menegaskan akan terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri aliran dana dan potensi keterlibatan pihak lain dalam praktik tambang ilegal tersebut.

  • KPK Tahan Gus Alex, Eks Stafsus Menag Tersangka Korupsi Kuota Haji 2023-2024

    KPK Tahan Gus Alex, Eks Stafsus Menag Tersangka Korupsi Kuota Haji 2023-2024



    JAKARTA, KONTAK BANTENKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, terkait dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024.

    Penahanan dilakukan setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (17/3/2026).

    Gus Alex tampak keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 14.44 WIB dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK serta tangan diborgol.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa tersangka telah hadir sejak pagi untuk menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik.

    “Saudara IAA pagi ini sudah tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan,” ujarnya.

    Dalam perkara ini, Gus Alex diduga memiliki peran strategis sebagai pihak yang dianggap mewakili Menteri Agama dalam sejumlah keputusan.

    Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, posisi tersebut membuat sejumlah pejabat menganggap arahan yang disampaikan Gus Alex sebagai representasi dari Menteri Agama.

    Ia juga diduga terlibat dalam pengumpulan fee percepatan layanan ibadah haji khusus yang bersumber dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

    “Karena dianggap sebagai representasi, maka apa yang disampaikan yang bersangkutan dipersepsikan sebagai perintah,” jelas Asep dalam konferensi pers sebelumnya.

    KPK masih terus mengembangkan penyidikan kasus ini, termasuk menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam dugaan praktik korupsi kuota haji tersebut.

  • Wartawan Dikeroyok Saat Liputan Tambang di Bangka Belitung, Jurnalis TV Dipukuli dan Diancam Dibunuh

    Wartawan Dikeroyok Saat Liputan Tambang di Bangka Belitung, Jurnalis TV Dipukuli dan Diancam Dibunuh

    /* IMAGE NEWS STYLE */
    .news-img{
    max-width:1200px;
    margin:auto;
    border:3px solid #eaeaea;
    border-radius:8px;
    overflow:hidden;
    box-shadow:0 6px 18px rgba(0,0,0,0.15);
    transition:all .3s ease;
    }

    .news-img img{
    width:100%;
    height:auto;
    display:block;
    transition:transform .4s ease;
    }

    .news-img:hover{
    box-shadow:0 12px 30px rgba(0,0,0,0.25);
    }

    .news-img:hover img{
    transform:scale(1.03);
    }

    /* HIGHLIGHT TEXT */
    .hl{
    background:#e8f4ff;
    padding:2px 6px;
    border-radius:4px;
    font-weight:500;
    color:#0b5ed7;
    }

    /* PARAGRAF BERITA */
    .news-p{
    text-align:justify;
    border-left:4px solid #e6e6e6;
    padding:10px 14px;
    margin-bottom:14px;
    background:#fcfcfc;
    border-radius:4px;
    transition:all .25s ease;
    }

    .news-p:hover{
    border-left:4px solid #1e88e5;
    background:#f5faff;
    }

    Wartawan dikeroyok saat liputan tambang Bangka Belitung

    KONTAK BANTEN – Kasus kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, tiga orang wartawan mengalami pengeroyokan dan intimidasi saat menjalankan tugas peliputan di sebuah perusahaan pengolahan hasil pertambangan di wilayah Bangka Belitung.

    Insiden tersebut terjadi pada Sabtu sore, 7 Maret 2026, ketika para jurnalis mendatangi lokasi perusahaan untuk melakukan konfirmasi terkait informasi yang beredar di masyarakat. Alih-alih mendapatkan penjelasan dari pihak perusahaan, para wartawan justru mendapatkan perlakuan kasar hingga mengalami kekerasan fisik.

    Salah satu korban yang mengalami luka paling serius adalah Fredy Primadana, seorang jurnalis televisi nasional. Ia dilaporkan menjadi sasaran pengeroyokan oleh sejumlah orang saat berada di area perusahaan.

    Menurut keterangan korban, peristiwa tersebut bermula ketika dirinya bersama rekan jurnalis lain datang ke lokasi PT PMM, sebuah perusahaan pengolahan mineral zirkon yang berada di Jalan Lintas Timur Air Anyir, Kabupaten Bangka.

    Kedatangan para wartawan tersebut bertujuan untuk mengonfirmasi kabar mengenai dugaan pengepungan dan pemukulan terhadap seorang anggota intel Satgas Trisakti yang disebut-sebut terjadi di area perusahaan.

    Namun situasi di lapangan justru berubah tegang. Ketika para jurnalis berusaha menjalankan tugas peliputan, mereka dikabarkan dihadang oleh sejumlah pihak di gerbang perusahaan.

    Meski telah menunjukkan ID Card Pers, para wartawan tersebut tetap mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan. Mereka bahkan diduga mengalami intimidasi dan kekerasan dari beberapa orang yang berada di lokasi.

    Fredy Primadana menjadi korban yang paling parah dalam kejadian itu. Ia disebut mengalami pengeroyokan hingga babak belur.

    Tidak hanya kekerasan fisik, korban juga mengaku mendapatkan ancaman serius dari pihak yang melakukan intimidasi. Ia menyebut sempat diancam akan dibunuh saat situasi di lokasi semakin memanas.

    “Bukan mendapatkan keterangan, kami justru disambut dengan kekerasan di gerbang perusahaan. Padahal kami sudah menunjukkan ID card pers kepada pihak keamanan,” ungkap Fredy.

    Dalam kondisi tertekan, korban juga diduga dipaksa membuat rekaman video berisi permintaan maaf. Video tersebut kemudian beredar luas di media sosial dalam waktu singkat.

    Beruntung, situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah aparat kepolisian datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Para jurnalis kemudian berhasil keluar dari area tersebut dengan selamat.

    Kasus ini kini tengah ditangani oleh Polda Bangka Belitung. Fredy Primadana telah resmi melaporkan insiden tersebut kepada aparat penegak hukum.

    Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini kasus sedang dalam proses penanganan lebih lanjut.

    Menurut Agus, pihak kepolisian sempat mencoba melakukan mediasi antara pihak yang terlibat. Namun korban memilih untuk menolak damai dan berharap kasus tersebut diusut secara tuntas.

    Peristiwa ini menjadi sorotan karena jurnalis dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kebebasan pers sebagai bagian dari hak asasi warga negara.

    Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berjalan dan aparat kepolisian diharapkan dapat mengungkap secara jelas kronologi serta pihak yang bertanggung jawab atas kekerasan terhadap wartawan tersebut.

  • Seorang istri muda di Tangerang nekat habisi suaminya

    Seorang istri muda di Tangerang nekat habisi suaminya

     

    TKP istri bunuh suami di Kavling Pinang, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

     
     
    KAB TANGERANG KONTAK BANTEN  -Warga Kavling Pinang, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa,
    Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan aksi pembunuhan yang melibatkan
    pasangan suami istri pada Kamis (5/3/2026) malam.

    Seorang wanita berinisial EA (25) diduga kuat membunuh suaminya
    sendiri, JN (54), di kediaman mereka. Kasus ini terungkap setelah pelaku
    mendatangi Mapolresta Tangerang untuk menyerahkan diri pada Jumat
    siang.

    Ketua RT setempat, Aris, mengonfirmasi bahwa warga baru mengetahui
    kejadian tersebut saat pihak kepolisian mendatangi lokasi pada Jumat
    (6/3/2026) siang, bertepatan dengan waktu shalat Jumat.

    “Kejadiannya diduga semalam (Kamis malam). Tapi warga baru tahu tadi
    siang setelah polisi datang ke sini. Pelaku ternyata menyerahkan diri
    langsung ke Polres,” ujar Aris saat ditemui di lokasi kejadian.

    Menurut Aris, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas
    tempat tidur. Berdasarkan kondisi luka dan posisi jenazah, diduga kuat
    korban dihabisi saat sedang tertidur lelap.

    “Ditemukan mengkurap di ranjang. Sepertinya memang sedang tidur,
    karena kalau posisi terjaga, logikanya pasti ada perlawanan,” lanjutnya.

    Korban, dikenal sebagai sosok wiraswasta yang aktif dan memiliki
    kontribusi besar terhadap lingkungan. Meskipun baru tinggal sekitar satu
    tahun di wilayah tersebut, korban dikenal baik oleh tetangga.

    “Beliau orangnya sangat luar biasa kontribusinya ke lingkungan.
    Kalau ada kegiatan apa pun, beliau selalu mendukung penuh. Kami sangat
    merasa kehilangan,” kata Aris.

    Diketahui, pasangan ini telah menikah selama kurang lebih lima
    tahun. Selama ini, sang istri, EA, diketahui hanya beraktivitas sebagai
    ibu rumah tangga.

    Di lokasi kejadian, polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian
    Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah
    pisau yang diduga digunakan pelaku.

    Hingga saat ini, motif di balik aksi nekat perempuan berusia 25
    tahun tersebut masih dalam penyelidikan mendalam oleh Satreskrim
    Polresta Tangerang. Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk
    menjalani autopsi guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

  • Ramadan 2026, Krakatau Posco Turunkan Relawan Bersihkan Tiga Masjid di Sekitar Perusahaan

    Ramadan 2026, Krakatau Posco Turunkan Relawan Bersihkan Tiga Masjid di Sekitar Perusahaan

     CILEGON KONTAK BANTEN  Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447
    Hijriah, Krakatau Posco menyelenggarakan kegiatan sosial bertajuk
    “JUMSIH” (Jumat Bersih-Bersih). Kegiatan ini menjadi bagian dari
    rangkaian aktivitas Ramadan perusahaan yang berfokus pada kepedulian
    sosial serta penguatan hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar
    wilayah operasional.

    Sebanyak 50 karyawan Krakatau Posco terlibat sebagai relawan dalam
    kegiatan yang dilaksanakan di tiga masjid di tiga kelurahan sekitar
    perusahaan, yaitu Masjid Nurul Hidayah, Samangraya, Masjid Al-Fattah,
    Kubangsari, dan Masjid Jami Al Hidayah Cigading 2, Tegalratu.

    Kegiatan ini dilaksanakan dalam semangat Ramadan sebagai momentum
    berbagi kebahagiaan serta menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan
    sekitar. Melalui aksi gotong royong tersebut, perusahaan berupaya
    menciptakan lingkungan ibadah yang lebih bersih, nyaman, dan layak,
    sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk selama
    bulan suci.

    Dalam pelaksanaannya, para relawan melakukan pembersihan menyeluruh
    di area dalam maupun luar masjid, meliputi penyapuan dan pengepelan
    lantai, pembersihan kaca dan dinding, serta perapihan lingkungan
    sekitar. Untuk dua masjid, yaitu Masjid Nurul Hidayah dan Masjid
    Al-Fattah, juga dilakukan pengecatan guna memperindah tampilan dan
    memberikan suasana yang lebih segar menjelang Ramadan.

    Selain itu, kegiatan juga dilakukan dengan membersihkan area tempat
    wudhu dan toilet. Kegiatan pencucian karpet masjid turut dilakukan untuk
    memastikan kebersihan area salat tetap terjaga. Rangkaian kegiatan ini
    juga didukung oleh anak perusahaan Krakatah Posco, yaitu KPSE, sebagai
    bagian dari kolaborasi internal dalam menyukseskan program sosial
    Ramadan tahun ini.

    Sebagai bentuk dukungan tambahan terhadap aktivitas Ramadan di
    masing-masing masjid, Krakatau Posco turut menyerahkan bantuan berupa
    sirup, gula, kopi, dan teh untuk mendukung kegiatan buka puasa bersama
    serta penyediaan takjil bagi jamaah.

    Department Head PRGA Krakatau Posco, Eka Manti Saputra, menyampaikan
    bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus
    hadir dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

    “Ramadan merupakan momentum yang penuh makna untuk memperkuat
    kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan bersih-bersih masjid ini,
    kami ingin berkontribusi secara langsung dalam menciptakan lingkungan
    ibadah yang lebih nyaman bagi masyarakat. Partisipasi aktif 50 relawan
    karyawan mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian insan baja
    Krakatau Posco terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.

    Ia menambahkan bahwa perusahaan memandang hubungan baik dengan
    masyarakat sebagai fondasi penting dalam menciptakan ekosistem industri
    yang harmonis dan berkelanjutan.

    “Kami percaya bahwa perusahaan yang bertumbuh adalah perusahaan yang
    mampu berjalan berdampingan dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi
    salah satu bentuk nyata keterlibatan kami dalam mendukung kehidupan
    sosial dan keagamaan di lingkungan sekitar,” ujarnya.

    Kehadiran puluhan relawan dalam kegiatan ini sekaligus mempererat
    interaksi antara karyawan perusahaan dan warga di sekitar wilayah
    operasional. Melalui semangat gotong royong, tercipta kolaborasi positif
    yang memperkuat nilai kebersamaan selama bulan suci.

    Sebagai perusahaan baja terintegrasi, Krakatau Posco terus mendorong
    berbagai inisiatif sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
    Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah sederhana namun bermakna dalam
    menghadirkan suasana Ramadan yang lebih bersih, nyaman, dan penuh
    keberkahan bagi masyarakat Cilegon.