Beranda / Uncategorized / Menteri Tjahjo: Akan Ada Sanksi Berat Bagi ASN yang Terlibat dengan Tindakan Radikalisme

Menteri Tjahjo: Akan Ada Sanksi Berat Bagi ASN yang Terlibat dengan Tindakan Radikalisme

 

JAKARTA – Saat memberi sambutan di acara peresmian Mal Pelayanan
Publik (MPP) Kabupaten Kendal, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyinggung soal bahaya
dan ancaman yang harus diwaspadai oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Salah satunya adalah bahaya dan ancaman paham radikalisme.

Kata Tjahjo, akan ada sanksi berat bagi ASN yang terbukti terlibat dalam tindakan radikalisme.

“Akan ada sanksi berat bagi setiap ASN yang terlibat dengan
tindakan radikalisme,” kata Menteri Tjahjo dalam keterangan tertulisnya
yang diterima Koran Jakarta, Kamis (3/6).

Selain bahaya dan ancaman radikalisme, kata Tjahjo, ancaman lain
yang harus diwaspadai adalah area rawan korupsi. Juga ancaman bencana
alam. Ancaman narkoba. Namun yang pasti, Tjahjo menegaskan, seluruh ASN
dilarang terlibat dalam setiap tindakan radikalisme dan terorisme.

“Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(Kemenpan RB) sendiri bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah
mengeluarkan Surat Edaran bersama Nomor 2 Tahun 2021 tentang Larangan
Bagi ASN untuk Berafiliasi

dengan/dan/atau Mendukung Organisasi Terlarang dan/atau
Organisasi l Kemasyarakatan yang Dicabut Status Badan Hukumnya,” kata
mantan Menteri Dalam Negeri tersebut.

Menurut Tjahjo Surat Edaran yang dikeluarkannya, mengingatkan
kembali bahwa ASN harus setia dengan Pancasila dan mengamalkan setiap
nilai-nilai Pancasila. Hadirnya radikalisme ini seperti bom waktu yang
perlu diantisipasi karena pergerakannya terkadang tidak disadari.

“Yang pasti akan ada sanksi berat bagi setiap ASN yang terlibat dengan tindakan radikalisme,” cetusnya.

Menteri Tjahjo juga meminta agar para ASN tidak mudah percaya
dengan berita hoax. Sebab belakangan ini banyak terjadi berita-berita
yang tidak benar yang mengganggu kehidupan bermasyarakat. Hendaknya ASN
dapat menjadi role model bagi masyarakat dalam upaya menghindarkan diri
dari berita hoax.

“Terutama sebentar lagi akan ada rekrutmen ASN dimana
biasanyaakan diikuti pula oleh penyebaran berita-berita yang tidak
bertanggung jawab,” katanya.

Tidak lupa, Menteri Tjahjo mengingatkan soal pentingnya disiplin
menerapkan protokol kesehatan dengan tetap mematuhi dan menerapkan 5M,
memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan
membatasi mobilitas sertainteraksi. “Saya berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat menjadi teladan dalam
kepatuhan protokol kesehatan, serta memberikan dukungan penuh terhadap
suksesnya program vaksinasi Covid- 19 di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *