Kategori: Uncategorized

  • Chandra Asri Group perkuat UMKM lokal lewat Food Stall TAM 2026

    Chandra Asri Group perkuat UMKM lokal lewat Food Stall TAM 2026

     Kota Cilegon  KONTAK BANTEN – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri
    Group), mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
    lokal di sekitar wilayah operasional melalui penyelenggaraan Food Stall
    TAM 2026 pada saat pelaksanaan Turn Around Maintanance (TAM). Food
    Stall TAM 2026, merupakan sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi yang
    membuka peluang usaha langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha
    kuliner skala kecil dan kelompok ibu-ibu. Para pelaku usaha kecil dan
    menengah ini dapat membuka kedai di dalam pabrik Petrokimia selama
    periode TAM untuk menyediakan makanan dan minuman bagi para pekerja.

    Terdapat
    total 26 lapak yang mayoritas diisi oleh kelompok ibu-ibu, baik yang
    belum bekerja maupun yang telah menjalankan usaha kuliner. Setiap lapak
    dikelola oleh tiga orang sehingga melibatkan sekitar 80 warga dari
    wilayah Ring 1 perusahaan, yaitu Gunung Sugih, Kosambironyok, Grogol
    Indah, dan Anyar.

    Chandra Asri Group kembali menyelenggarakan TAM
    di fasilitas pabrik petrokimia yang berlokasi di Cilegon, Banten yang
    dimulai pada pertengahan Januari 2026, sebagai bagian dari standar
    industri petrokimia global yang dilakukan secara berkala dan terencana
    untuk menjaga keandalan, keselamatan dan integritas fasilitas produksi.

    Dengan keterlibatan sekitar 5.000 pekerja baik karyawan Chandra Asri
    Group maupun kontraktor selama pelaksanaan TAM, Food Stall TAM 2026
    berperan sebagai fasilitas pendukung kebutuhan makan dan istirahat
    pekerja di area pabrik sekaligus. Program ini juga dikembangkan untuk
    mendorong perputaran ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan
    kelompok rentan dan pelaku UMKM di sekitar wilayah operasional
    perusahaan.

    Salah satu pedagang yang ikut serta dalam Food Stall
    TAM 2026 bernama Nurul Anggraini, mengatakan “Alhamdulillah, selama
    mengikuti Food Stall ini omzet saya meningkat drastis sampai lebih dari
    500 persen. Saya berharap agar Chandra Asri terus melibatkan warga
    lokal, khususnya UMKM sekitar Anyar, Gunung Sugih dalam setiap
    kegiatannya,” kata Nurul.

    Pedagang lainnya bernama Wati,
    mengatakan, keikutsertaannya dalam Food Stall TAM 2026 ini membantunya
    meningkatkan pendapatan di saat warungnya sedang sepi. “Saya sehari-hari
    dagang di Pangabuan. Kebetulan di sana lagi sepi. Saya buka di sini
    (Food Stall TAM 2026). Alhamdulillah, rezekinya di sini, dari hari
    pertama sampai sekarang banyak yang beli,” katanya.

    Melalui Food Stall TAM 2026, Chandra Asri Group menegaskan komitmen
    untuk tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan sekitar. Program ini
    menjadi bagian dari pendekatan keberlanjutan perusahaan yang tidak hanya
    berorientasi pada kinerja operasional, tetapi juga pada pemberdayaan
    ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan kelompok rentan. Dengan
    mengintegrasikan aspek sosial dalam setiap agenda operasional strategis,
    Chandra Asri Group terus memperkuat perannya sebagai Mitra Pertumbuhan
    bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

    “Food
    Stall TAM 2026 merupakan bagian dari komitmen Chandra Asri untuk
    memastikan bahwa setiap agenda operasional strategis juga memberikan
    dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Kami berkomitmen untuk terus
    tumbuh bersama masyarakat dan menjalankan peran perusahaan sebagai mitra
    pertumbuhan di sekitar wilayah operasional,” ujar Wawan Mulyana,
    Corporate Shared Value Department Manager Chandra Asri.

  • Polres Tangsel Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Sita Barang Bukti Senilai Rp20,5 M

     TANGSEL KONTAK BANTEN -Polres Tangsel berhasil membongkar jaringan
    peredaran narkoba lintas wilayah hingga internasional dengan mengamankan
    lima orang tersangka serta menyita barang bukti narkotika berbagai
    jenis bernilai lebih dari Rp20,5 miliar.

    Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menjelaskan,
    pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait rencana
    pengiriman narkotika jenis metamfetamina (sabu) ke wilayah Tangerang
    Selatan.

    Pada Kamis, (22/1/2026), tim Satresnarkoba yang dipimpin AKP Pardiman
    langsung melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 16.30 WIB, petugas
    berhasil mengamankan tersangka AS (42) di kawasan Pamulang, tepatnya di
    depan Mushola At Taubah, Pondok Cabe Ilir.

    Dari tangan AS, polisi menyita sabu dengan berat bruto 52,22 gram dan
    0,43 gram. Tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari
    wilayah Parung, Kabupaten Bogor. Berdasarkan pengakuan tersebut, petugas
    kemudian melakukan penggeledahan di rumah AS di Kebayoran Baru, Jakarta
    Selatan, dan kembali menemukan sabu dengan total berat bruto 456,16
    gram, serta satu unit timbangan digital.

    AS juga mengungkap bahwa narkotika tersebut berasal dari seorang
    warga negara asing berinisial M, yang saat ini masuk dalam Daftar
    Pencarian Orang (DPO).

    “Selanjutnya tim juga melakukan penyelidikan dan didapatkan informasi bahwa ada kegiatan peredaran narkotika jenis ekstasi di
    sekitaran Petamburan Tanah Abang Jakarta Pusat,” ujar Boy dalam keterangan yang diterima, Selasa (27/1/2026).

    Pengembangan kasus membawa petugas ke wilayah Petamburan, Tanah
    Abang, Jakarta Pusat. Disana, polisi menangkap tersangka RC (26) dengan
    barang bukti 50 butir ekstasi seberat 20,03 gram.

    Tak lama berselang, petugas kembali mengamankan tersangka MA (30)
    yang kedapatan membawa satu pod berisi cairan diduga narkotika jenis
    etomidate. Dari hasil pengembangan, dua tersangka lainnya yakni SA (32)
    dan SAS (27) yang berhasil diamankan di wilayah Duren Sawit, Jakarta
    Timur.

    Lebih lanjut, polisi mengungkap lokasi home industry produksi
    narkotika sintetis di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Di lokasi
    tersebut ditemukan narkotika jenis MDMB-4en-PINACA seberat 2.342 gram,
    bahan kimia, serta peralatan lengkap produksi narkotika sintetis.

    Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahan baku narkotika sintetis
    tersebut didatangkan dari Cina, dan rencananya akan diedarkan ke wilayah
    Jakarta, Tangerang Selatan, dan sekitarnya.

    “Hasil dari pemeriksaan terhadap tersangka MA,SA dan SAS, yang bersangkutan mendapatkan narkotika dari Cina,” sebut Boy.

    Boy melanjutkan, para pelaku menggunakan sistem transaksi langsung
    (COD) untuk sabu dan ekstasi, serta memproduksi narkotika sintetis
    melalui home industry. Jaringan ini diduga merupakan jaringan Jakarta,
    Tangerang Selatan, internasional.

    Sementara, Kasat Reserse Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman
    menyampaikan para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35
    Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU RI
    No. 1 Tahun 2023.

    “Dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun,” katanya.


    Polisi memperkirakan sabu yang disita senilai Rp550 juta dan
    berpotensi menyelamatkan 100.000 jiwa. Sementara narkotika sintetis
    MDMB-4en-PINACA diperkirakan bernilai Rp20 miliar, dan berhasil mencegah
    penyalahgunaan terhadap sekitar 500.000 jiwa
  • Harga Daging Sapi di Cilegon Meroket dalam Dua Bulan Terakhir

    Harga Daging Sapi di Cilegon Meroket dalam Dua Bulan Terakhir

    Cilegon  KONTAK BANTEN Harga daging sapi di Pasar
    Kranggot, Kota Cilegon mengalami kenaikan drastis sejak dua bulan
    terakhir. Tercatat, saat ini harga daging sapi di Cilegon menyentuh
    diangka Rp140 per kilogram. Naik dari sebelumnya yang rata-rata seharga
    Rp120 ribu per kilogramnya. 

    Melonjaknya
    harga daging sapi, membuat minat pembeli menjadi menurun. Sehingga,
    kondisi itu dikeluhkan oleh pedagang daging sapi di Pasar Kranggot, Kota
    Cilegon.

    Salah seorang pedagang sapi di Pasar
    Kranggot, Kota Cilegon, Asep mengatakan, tingginya harga daging sapi
    membuat dirinya kesulitan untuk menormalkan kembali harga daging sapi
    tersebut. “Dua bulan yang lalu sejak bulan Desember kenaikannya,” ucap
    Asep, Senin 26 Januari 2026.

    Dikatakan Asep, saat ini harga sapi
    hidup dengan berat sapi 250 kilogram per ekornya mencapai Rp59 juta dari
    harga Rp53 Juta. Akibatnya harga daging sapi kini mencapai Rp130 hingga
    Rp140 ribu per kilogramnya.

    “Dulu
    masih Rp50 ribu per kilogramnya. Sekarang Rp58 ribu per kilogramnya,
    beli sapi hidup. Kalau pembelian Rp58 ribu pembelian sapi hidup per
    kilogramnya. Kalau dijual di pasaran ketemunya Rp140 ribu per
    kilogramnya,” ujar Asep.

    Terpisah, Kepala UPT Pasar Baru
    Kranggot, Kota Cilegon, Siti Rogayah menyebut, salah satu penyebab
    meningkatnya harga daging sapi yakni, menurunnya pasokan sapi dari
    Rusia. Menurut Rogayah, kondisi itu berdampak langsung terhadap daya
    beli masyarakat.

    “Ada beberapa
    permasalahan itu dari masa tahun 2017 ke 2026 dan pasokan sapi dari
    Australia yang terjadi kenaikan. Harusnya, pedagang di kami menjual di
    atas Rp 130 ribu. Namun, pedagang -pedagang di sini masih bertahan di
    harga Rp130 ribu,” ucap Rogayah.

  • Wagub Dimyati Ajak Pemuda Banten Perkuat Persatuan di Musda KNPI

    Wagub Dimyati Ajak Pemuda Banten Perkuat Persatuan di Musda KNPI

     

    Wagub Dimyati
    Natakusuman (topi putih) saat menghadiri acaea Musda ke-VIII Komite
    Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten. Foto : Ist

    SERANG  KONTAK BANTEN  Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati
    Natakusumah menegaskan pentingnya peran pemuda dalam organisasi sebagai
    wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan penguatan persatuan.

    Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda)
    ke-VIII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten bertema
    “Satu Pemuda, Satu KNPI, Pemuda Banten Bersatu” di Hotel Le Dian, Kota
    Serang, Sabtu (24/1/2026).

     Menurutnya, pemuda merupakan pilar persatuan
    sekaligus energi pembangunan. Karena itu, generasi muda harus memiliki
    moral baik, berdaya saing, berdampak positif, serta melek teknologi.

     “Pemuda adalah agen perubahan yang harus mampu
    menjawab berbagai persoalan dan ketertinggalan agar daerah semakin
    maju,” ujarnya.

     Dimyati juga menyebut KNPI sebagai wadah strategis
    kaderisasi pemimpin. Melalui organisasi, pemuda dilatih berorganisasi,
    mengelola berbagai elemen, serta menanamkan nilai pelayanan kepada
    masyarakat.

     Ia berharap Musda ini melahirkan pemimpin dan program
    kerja yang memperkuat peran pemuda serta mencetak generasi Banten yang
    unggul.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga
    Provinsi Banten Ahmad Syaukani menegaskan dukungan penuh pemerintah
    terhadap kegiatan kepemudaan positif. Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah
    menambahkan, KNPI siap menjadi mitra strategis pemerintah, termasuk
    melalui program ketahanan pangan seperti panen jagung 10 hektare di
    Kabupaten Lebak.

     Kegiatan Musda turut dimeriahkan pertunjukan seni debus dan santunan anak yatim.

  • Polda Banten perkuat kapasitas humas Polri hadapi ruang digital

    Polda Banten perkuat kapasitas humas Polri hadapi ruang digital

    BANTEN KONTAK BANTEN Polda Banten memperkuat kapasitas dan profesionalitas fungsi
    kehumasan melalui Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Kehumasan
    bagi personel Polda Banten dan Polres/Polresta jajaran sebagai upaya
    adaptasi institusi Polri terhadap dinamika tantangan komunikasi publik
    di era digital.

    Latkatpuan yang digelar di Aula Ditreskrimum Polda
    Banten, Kota Serang, Jumat, difokuskan pada peningkatan kemampuan
    pengelolaan informasi publik, pemanfaatan media sosial, serta penguatan
    strategi komunikasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan
    di tengah derasnya arus informasi digital.

    Kapolda Banten Irjen
    Pol Hengki menegaskan bahwa peran Humas Polri memiliki posisi strategis
    sebagai garda terdepan pembentuk citra institusi sekaligus penyedia
    informasi publik.

    Menurutnya, profesionalitas kehumasan di tingkat Polda dan Polres
    menjadi faktor penting dalam mendukung tugas kepolisian yang bermuara
    pada meningkatnya kepercayaan masyarakat.

    “Pelatihan Peningkatan
    Kemampuan Kehumasan Polda Banten dan Polres jajaran ini memiliki makna
    strategis, karena peran Humas Polri, termasuk pengelolaan media sosial,
    merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen Humas Polri dalam menjadi
    garda terdepan pembentuk citra institusi, sekaligus sebagai penyedia
    informasi publik yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,”
    ujar Hengki.

    Ia menjelaskan, besarnya ruang digital menuntut Polri untuk semakin adaptif dalam mengelola komunikasi publik.

    Berdasarkan data We Are Social Oktober 2025, Indonesia memiliki 230
    juta pengguna internet dan 180 juta pengguna media sosial, yang
    menjadikan ruang digital sebagai arena utama pembentukan opini publik.

    “Perkembangan
    teknologi informasi yang demikian pesat menuntut fungsi kehumasan Polri
    untuk terus beradaptasi dengan memperkuat sistem informasi, sistem
    komunikasi, serta manajemen kerja yang modern, terintegrasi, dan
    responsif terhadap dinamika masyarakat,” katanya.

    Kapolda Banten
    juga menyoroti tantangan kebebasan pers dan derasnya arus informasi di
    era reformasi yang tidak selalu diiringi dengan akurasi dan
    objektivitas. Kondisi tersebut, menurut dia, menjadi peluang strategis
    bagi Humas Polri untuk menghadirkan informasi yang benar sekaligus
    edukatif.Di era reformasi dan kebebasan pers, arus informasi bergerak sangat
    cepat namun tidak selalu objektif dan akurat. Kondisi ini menjadi
    tantangan sekaligus peluang strategis bagi Polri, khususnya fungsi
    kehumasan, untuk aktif menyampaikan informasi yang benar, edukatif, dan
    membangun kepercayaan publik,” ujarnya.

    Ia menekankan pentingnya
    penguatan budaya bermedia sosial yang sehat di internal Polri melalui
    prinsip kehati-hatian sebelum menyebarkan informasi, terutama untuk
    merespons tingginya potensi hoaks dan opini publik yang subyektif.

    Melalui
    pelatihan yang menghadirkan narasumber praktisi konten kreatif dan
    desain grafis, Polda Banten berharap kemampuan teknis dan strategis
    personel humas dapat diterapkan secara konkret dalam pelaksanaan tugas
    sehari-hari guna mewujudkan Humas Polri yang profesional, objektif,
    responsif, dan dipercaya masyarakat.

  • Gunung Burangrang Bandung Barat Longsor, Tim SAR Cari 82 Warga Tertimbun

    Gunung Burangrang Bandung Barat Longsor, Tim SAR Cari 82 Warga Tertimbun

     

    Suasana longsor
    di di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung
    Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). Foto : Ist

    BANDUNG BARAT KONTAK BANTEN  – Tim SAR gabungan masih melakukan
    pencarian terhadap 82 warga yang diduga tertimbun longsor akibat hujan
    deras di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung
    Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman,
    mengatakan proses pencarian dilakukan secara manual dengan mengandalkan
    personel gabungan serta bantuan anjing pelacak (K9).

     “Dari total 113 warga yang terdampak longsor, 23
    orang selamat dan sudah kami amankan. Delapan orang ditemukan meninggal
    dunia, sementara 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman
    di lokasi kejadian, seperti dilansir ANTARA, Sabtu (24/1/2026).

     Proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan
    langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, dengan
    melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Badan Penanggulangan
    Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas.

     Para korban selamat telah dievakuasi ke tenda darurat
    sambil menunggu kondisi cuaca dan medan yang lebih aman agar pencarian
    dapat dilanjutkan secara maksimal.

     Kronologi Kejadian

     Kapolsek Cisarua, AKP AY Yogaswara, menjelaskan
    longsor terjadi pada Sabtu sekitar pukul 03.00 WIB. Warga sempat
    mendengar suara gemuruh keras sebelum material longsor bergerak dari
    arah Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.
    Peristiwa tersebut juga disertai banjir bandang.

     Yogaswara mengimbau warga yang tinggal di sekitar
    lokasi untuk tetap waspada dan menjauhi area longsoran karena masih
    terdapat potensi bencana susulan akibat kondisi tanah yang labil.

    “Kami terus berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ujarnya.

     Akibat kejadian ini, puluhan rumah warga dilaporkan rusak berat setelah tertimbun material longsor dan lumpur.

  • Dampak Banjir, Petani Banten Rugi Puluhan Miliar Rupiah

    Dampak Banjir, Petani Banten Rugi Puluhan Miliar Rupiah

    BANTEN KONTAK BANTEN  Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Banten sejak akhir tahun 2025 berdampak pada sektor pertanian.

    Ribuan hektare sawah dilaporkan terendam yang mengakibatkan gagal
    panen atau puso. Kerugian para petani pun ditaksir lebih dari puluhan
    miliar.Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Banten sejak akhir tahun 2025 berdampak pada sektor pertanian.

    Ribuan hektare sawah dilaporkan terendam yang mengakibatkan gagal
    panen atau puso. Kerugian para petani pun ditaksir lebih dari puluhan
    miliar.

    Padi-padi yang terendam itu dikabarkan hampir memasuki masa panen, dengan kurun usia 40 sampai 100 hari.

    Koordinator Tanaman Pangan Distan Banten, Dadan Firdaus Setya Permana
    mengatakan, banjir paling parah merendam wilayah Kabupaten Serang.

    22 kecamatan dilaporkan terendam banjir dengan luas lahan 1,969 Ha. 319 hektare diantaranya dilaporkan puso.

    “Lalu Kabupaten Lebak sebanyak 211 hektare sawah terdampak, 108
    hektare alami puso. Kabupaten Pandeglang 4,794 hektare terdampak, 65
    diantaranya puso. Beberapa diantaranya sudah surut,”kata Dadan, Rabu
    (21/1).

    Dikatakannya, insentitas hujan yang tinggi, membuat beberapa lahan sawah tergenang banjir lebih dari satu kali.

    Seperti di Kecamatan Cikeusik, sedikitnya 60 hektare terendam banjir
    pada bulan November lalu, dan terendam lagi di bulan Desember hingga
    Januari 2026.

    Hal serupa terjadi di Kecamatan Sobang, 103 hektare terendam lebih dari satu kali.

    Ia mengungkapkan bahwa timnya masih terus melakukan pengamatan terhadap lahan sawah yang terendam banjir.

    “Rata-rata banjir di Kabupaten Pandeglang pada periode Desember sudah surut, tapi banjir lagi di Januari 1,”ujarnya.

    Menurutnya, kerugian para petani bervariatif.

    Namun jika dihitung secara rata-rata dari masa pemupukan, setiap
    hektarenya bisa menghasilkan 6 ton gabah dengan harga jual Rp6.500
    perton atau Rp39 juta per hektare.

    Artinya, jika diakumulasikan dengan jumlah luas lahan yang gagal panen, kerugian para petani bisa mencapai Rp20 miliar lebih.


    “Saat ini kita sedang mendata semua sawah yang puso, dan kita ajukan
    penggantian benih kepada Kementerian Pertanian RI. Setiap hektarnya
    Insya Allah akan mendapatkan ganti 25 kg benih,” tuturnya

    Masalah banjir ini tentu menjadi ancaman nyata bagi para petani, maka
    dari itu Distan Banten saat ini tengah mengadakan AUTP atau Asuransi
    Usaha Tani Padi dengan menyasar 2 ribu hektare sawah di Banten.

    Program asuransi itu diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi para petani akan potensi bencana yang jelas mengancam ini.

    Disisi lain, Ketua Komisi II DPRD Banten Iip Makmur mendorong adanya
    pembenahan dan peningkatan infrastruktur tani yang memadai dan juga bisa
    mencegah terjadinya banjir.

    Sebab, para petani sendiri merupakan para pahlawan pangan, yang tentunya perlu mendapatkan perlindungan khusus.

    “Tentu kita mendorong akan adanya normalisasi sungai-sungai khususnya
    di daerah pertanian, karena kita tidak ingin ada petani-petani yang
    merugi akibat meluapnya air su
    ngai,” ujarnya.  (*)

  • Ada Longsor, Perjalanan KRL Rangkasbitung – Tanah Abang Terganggu

    Ada Longsor, Perjalanan KRL Rangkasbitung – Tanah Abang Terganggu

     

    Petugas mengecek area longsor di jalur KRL Rangkasbitung – Tanah Abang. (Ist)

    LEBAK  KONTAK BANTEN– Longsor yang terjadi di antara Stasiun Maja
    dan Stasiun Tigaraksa mengakibatkan gangguan pada Tiang Listrik Aliran
    Atas (TLLA), sehingga perjalanan KRL Commuter Line lintas Tanah
    Abang–Rangkasbitung mengalami gangguan, Kamis (22/1/2026).

    KAI Commuter melalui akun resminya mengumumkan bahwa gangguan
    tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Akibatnya, perjalanan KRL pada
    segmen Maja–Tigaraksa pulang-pergi (PP) untuk sementara waktu belum
    dapat dilalui.

    “Untuk perjalanan Commuter Line di lokasi Stasiun Maja–Tigaraksa PP
    saat ini belum dapat dilalui,” tulis KAI Commuter dalam keterangan
    resminya.

    Sebagai dampak dari gangguan tersebut, perjalanan KRL lintas Tanah
    Abang–Rangkasbitung sementara hanya melayani relasi Tanah
    Abang–Tigaraksa PP.

    “Petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan,
    dengan estimasi perbaikan sekitar dua jam sejak laporan awal diterima,”
    lanjut pernyataan tersebut.

    KAI Commuter mengimbau para pengguna jasa agar memanfaatkan moda
    transportasi alternatif serta menyesuaikan kembali rencana perjalanan
    masing-masing.

    “Mohon maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan yang terjadi,” tutup KAI Commuter.

  • Dikukuhkan, MUI Kota Tangerang Perkuat Sinergi Ulama–Pemerintah Jaga Harmoni Kota

    Dikukuhkan, MUI Kota Tangerang Perkuat Sinergi Ulama–Pemerintah Jaga Harmoni Kota

      TANGERANG KONTAK BANTEN Pengukuhan pengurus Majelis Ulama
    Indonesia (MUI) Kota Tangerang masa khidmat 2025–2030 menjadi momentum
    penguatan kolaborasi ulama dan pemerintah dalam menjaga harmoni sosial
    dan ketenteraman masyarakat. Prosesi pengukuhan yang digelar di Gedung
    MUI Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman, Rabu (21/1/2026), menandai
    dimulainya peran strategis ulama sebagai mitra pemerintah dalam
    membangun kehidupan masyarakat yang berakhlak dan religius.

    Ketua MUI Kota Tangerang terpilih, KH Ahmad Baijuri Khotib,
    menegaskan bahwa keberadaan MUI bukan hanya wadah organisasi, melainkan
    ruang kolektif untuk menyatukan berbagai elemen keagamaan demi
    kemaslahatan umat.

    “Keberadaan kita di MUI adalah amanah bersama. Ini bukan sekadar
    kebersamaan struktural, tetapi kebersamaan untuk menghadirkan manfaat
    bagi umat dan menjaga persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia
    menyebut, kepengurusan MUI periode ini merepresentasikan beragam
    organisasi dan latar belakang keagamaan di Kota Tangerang. Keragaman
    tersebut, menurutnya, justru menjadi kekuatan dalam merumuskan arah
    pembangunan spiritual kota.

    Salah satu langkah yang tengah disiapkan MUI adalah penyusunan
    kerangka nilai spiritualitas sebagai pedoman kehidupan sosial masyarakat
    Kota Tangerang. Kerangka tersebut akan dirumuskan bersama para pemuka
    agama, tokoh masyarakat, dan cendekiawan. “Kami ingin Kota Tangerang
    memiliki fondasi nilai spiritual yang kuat, sehingga ketenteraman dan
    keharmonisan bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

    Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang turut hadir dalam pengukuhan
    tersebut, menyampaikan apresiasi sekaligus pesan tanggung jawab kepada
    para pengurus MUI yang baru dikukuhkan. Menurutnya, peran ulama sangat
    penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan moral masyarakat, terutama
    di tengah dinamika perkotaan yang semakin kompleks.

    “Ini bukan sekadar jabatan, tetapi pengabdian. Pemerintah tidak bisa
    bekerja sendiri. Peran ulama sangat dibutuhkan untuk menjaga
    ketenteraman, persatuan, dan nilai-nilai kebajikan di masyarakat,” ujar
    Sachrudin. Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal MUI agar
    organisasi tetap kuat dan mampu menjadi teladan bagi umat.

    “Organisasi ini harus dijaga kesehatannya. Kalau solid dan kompak,
    sinergi dengan pemerintah dan masyarakat akan semakin kuat,” tegasnya.
    Pemerintah Kota Tangerang berharap, melalui kepengurusan baru MUI, peran
    ulama dalam membina umat, menjaga stabilitas sosial, serta memperkuat
    nilai akhlakul karimah dapat semakin dirasakan oleh masyarakat luas
  • Tersandung Banyak Masalah, Pemprov Banten Bekukan PT ABM

    Tersandung Banyak Masalah, Pemprov Banten Bekukan PT ABM

     

    Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Banten, Babar Suharso.

    BANTEN KONTAK BANTEN  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten
    membekukan sementara operasional usaha berskala besar PT Agrobisnis
    Banten Mandiri (Perseroda) atau PT ABM sejak awal Januari 2026.

    Pembekuan tersebut khusus diberlakukan terhadap kegiatan usaha yang
    melibatkan pihak ketiga dengan penggunaan anggaran besar. Adapun
    kegiatan operasi pasar, dukungan organisasi perangkat daerah (OPD),
    serta program ketahanan pangan tetap berjalan.

    Plt Komisaris PT ABM (Perseroda) Babar Suharso mengatakan, kebijakan
    tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Banten Andra Soni,
    Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah, serta Sekretaris Daerah Provinsi
    Banten Deden Apriandhi Hartawan.

    “PT ABM sedang dibekukan sampai terpilih direksi yang baru,” kata Babar di Gedung Negara Provinsi Banten, Senin (19/1/2026).

    Menurut Babar, pembekuan hanya menyasar kerja sama usaha yang
    bernilai besar dan melibatkan mitra eksternal. Salah satu bentuk kerja
    sama yang dihentikan sementara adalah Kerja Sama Operasional (KSO),
    yakni kolaborasi antarpihak untuk menjalankan proyek atau kegiatan usaha
    tertentu tanpa membentuk badan hukum baru, dengan hak dan kewajiban
    yang diatur dalam perjanjian tertulis.

    Sementara itu, kerja sama berskala kecil, termasuk program
    pengendalian inflasi dan stabilisasi harga, masih dapat dijalankan. PT
    ABM juga tetap diperbolehkan bekerja sama dengan OPD di lingkungan
    Pemerintah Provinsi Banten. Kerja sama yang dihentikan sementara
    merupakan program-program dengan nilai anggaran besar, seperti yang
    dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

    “Kalau seperti stabilisasi harga itu masih bisa dan masih berjalan,” katanya.

    Babar menjelaskan, penghentian sementara kerja sama bernilai besar
    dilakukan karena sejumlah program diketahui bermasalah. Salah satunya
    adalah kerja sama pengadaan minyak goreng yang kini telah masuk ke
    proses hukum di Kejaksaan Tinggi Banten.

    Saat ini, PT ABM menghadapi tiga persoalan utama. Pertama, kasus
    dugaan korupsi pembelian fiktif 1.200 ton minyak goreng curah senilai
    Rp20,4 miliar pada Februari 2025. Kedua, penangkapan Pelaksana Tugas
    Direktur PT ABM Yoga Utama oleh Kejati Banten pada November 2025 terkait
    perkara tersebut. Ketiga, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
    mengenai penyimpanan modal sebesar Rp36,9 miliar dalam bentuk deposito
    yang tidak diputar, sehingga dinilai merugikan perusahaan.

    Ketiga persoalan itu membuat kondisi PT ABM dinilai belum stabil.
    Dari sisi keuangan, perusahaan daerah tersebut kini berada dalam
    pengawasan ketat, meskipun sejumlah kegiatan operasional masih tetap
    berlangsung.

    Gubernur Banten Andra Soni menyatakan, pihaknya tengah meminta
    dilakukannya Audit Dengan Tujuan Tertentu terhadap PT ABM. Langkah
    tersebut diharapkan dapat memperbaiki tata kelola perusahaan ke depan.

    “Supaya ke depan pengelolanya bisa lebih maksimal,” ucapnya.