Kategori: Uncategorized

  • Sepekan ini, Lebak Nihil Kasus Baru Positif Covid-19

    Sepekan ini, Lebak Nihil Kasus Baru Positif Covid-19

    LEBAK-Kabar baik terkait perkembangan virus Corona atau Covid-19 datang
    dari Kabupaten Lebak. Selama sepekan lebih, tidak ada warga
    terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten terluas di Provinsi Banten
    ini.
    Sejak melonjak sebanyak 19 orang pada tanggal 16 Juni 2020, kasus positif Covid di Lebak hingga 25 Juni masih tetap sama.
    “Kami sampaikan bahwa kasus terkonfirmasi positif di Lebak masih
    tetap 19 orang,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Lebak, Firman
    Rahmatullah, Jum’at (26/6/2020).
    Firman memaparkan, dari 19 kasus positif Covid-19 tersebut, 9 orang
    sudah dalam kategori aman, 9 orang masih dalam pengawasan dan 1 orang
    meninggal dunia.
    “Mudah-mudahan tidak ada lagi penambahan kasus-kasus baru positif Covid-19 di Lebak,” harap Firman.
    Meski tidak ada penambahan kasus positif baru, Gugus Tugas Penanganan
    Covid-19 mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan
    untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut.
    “Selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin
    mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak minimal 1-2 meter,” pinta
    Firman.
  • Nenek 90 Tahun Hanyut di Kali Total Persada

     

    Jenazah Satiyem, 90, dievakuasi petugas setelah
    ditemukan hanyut di kali kawasan Total Persada Raya, Kelurahan Gembor,
    Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Jumat (26/6/2020) pagi.


    KOTA TANGERANG – Sosok mayat nenek mengapung di
    perairan Total Persada, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Jumat
    (26/6/2020). Korban diketahui bernama Santiyem berusia sekitar 90 tahun.
    Berdasarkan informasi yang dihimpun, bermula anak korban bernama Hadi mencari orangtuanya yang menghilang sejak subuh.
    Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Darmawan
    menuturkan, warga RT 08/ RW 08 Perumahan Total Persada bernama Hadi
    melapor kehilangan orangtuanya ke UPT Periuk dan langsung segera
    dilakukan pencarian.
    “Tim damkar bersama warga setempat langsung menyusuri erea sekitar.
    Pada pukul 06.55 WIB petugas berhasil menemukan korban keadaan sudah
    tidak bernyawa,” ujar Darmawan kepada BantenNews.co.id, Jumat
    (27/6/2020).
    Usai ditemukan, lanjut Darmawan korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah keluarga korban.
  • Kota Serang Kembali Raih WTP

    Kota Serang Kembali Raih WTP

    SERANG – Pemkot Serang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian
    (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran
    2019. Opini WTP yang diraih Pemkot ini merupakan kali ketiga sejak 2017
    lalu.
    Penyerahan laporan hasil pemeriksaan itu dilakukan langsung Kepala
    Perwakilan BPK RI Provinsi Banten Agus Khotib kepada Walikota Serang
    Syafrudin di kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Banten, Kota Serang.
    Selain Pemkot Serang, Agus juga menyerahkan laporan hasil pemeriksaan
    kepada Pemkab Tangerang dan Pemkab Pandeglang. Serupa dengan Pemkot
    Serang, Pemkab Tangerang meraih WTP ke 12 dan Pemkab Pandeglang ke 4
    kali.

    Agus Khotib mengatakan, setelah laporan hasil pemeriksaan diserahkan,
    maka pemerintah daerah harus membuat rencana aksi sehingga rekomendasi
    BPK menjadi bermanfaat dan mudah untuk ditindaklanjuti.

  • Jokowi Ingatkan Kepala Daerah, Pentingnya Tahapan Menuju New Normal

    Jokowi Ingatkan Kepala Daerah, Pentingnya Tahapan Menuju New Normal

    JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada kepala daerah mulai
    dari gubernur, bupati dan wali kota agar merujuk data science dalam
    setiap membuat kebijakan pengendalian COVID-19. Selain itu, dalam
    membuat kebijakan harus minta saran dari scientist juga.

    “Jangan kita membuat kebijakan, policy tanpa melihat data, tanpa
    mendengarkan saran dari para pakar. Ini berbahaya. Minta masukan dari
    pakar epidemiologi,” kata Jokowi seperti dikutip dari Youtube
    Sekretariat Presiden pada Kamis, 25 Juni 2020.

    Menurut dia, berkaitan apabila nantinya situasi di Provinsi Jawa Timur
    terkendali dan masuk ke new normal atau normal. Maka, perlu diperhatikan
    tahapan-tahapan pra-kondisi terlebih dahulu untuk menuju ke sana.
    Sehingga, jangan tahu-tahu sudah dibuka tanpa adanya sebuah pra-kondisi
    yang baik.

    “Cari timing yang betul-betul pas, cari timing yang ditentukan,
    kabupaten mana dulu, kota mana dulu. Lalu prioritaskan sektor mana dulu
    yang dibuka, bukan langsung semuanya dibuka. Kita memang harus melalui
    tahapan-tahapan, jadi rem dan gas harus pas betul. Sektor yang memiliki
    resiko rendah tentu saja didahulukan, sektor yang memiliki resiko sedang
    dinomorduakan dan sektor yang risiko tinggi dinomortigakan,” ujarnya.

    Di samping itu, Jokowi juga minta disiapkan plan-plan agar semua
    betul-betul terus siaga menghadapi situasi yang tidak terduga. Tentu,
    hal ini perlu diwasapai karena di dunia informasi yang diterima sudah
    mendekat ke 10 juta kasus positif. Dengan begitu, jangan sampai
    Indonesia ikut terseret kepada angka-angka yang besar.

    “Oleh sebab itu, perlu kita terus siaga menghadapi situasi yang terus
    tidak terduga. Kalkulasi semuanya, antisipasi semuanya baik rumah sakit
    darurat, kebutuhan tempat tidur, dan lainnya betul-betul disiapkan,”
    ucapnya.

    Bukan cuma itu, Jokowi meminta kepala daerah untuk mengajak semua tokoh
    agama, tokoh masyarakat supaya turut mensosialisasikan mengenai protokol
    kesehatan seperti pentingnya memakai masker, jaga jarak, cuci tangan
    secara berulang-ulang.

    “Tadi disampaikan oleh Gugus Tugas, masih 70 persen tidak pakai masker,
    ini angka yang gede banget. Oleh sebab itu, saya minta kepada Gugus
    Tugas Nasional dan Pak Menteri Kesehatan, kirim masker
    sebanyak-banyaknya ke Surabaya dan Jawa Timur. Kemudian, tes masif,
    pelacakan agresif, isolasi agar diteruskan dengan jumlah yang lebih
    banyak,” kata dia.

  • Bupati Zaki Minta BPK Ikut Awasi Anggaran Covid-19

    Bupati Zaki Minta BPK Ikut Awasi Anggaran Covid-19

    Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskanda
    TANGERANG KAB-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta Badan Pemeriksa
    Keuangan (BPK) untuk ikut mengawasi anggaran penanganan dan percepatan
    vurus corona atau Covid-19 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan
    Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang. Pengawasan BPK tersebut perlu
    dilakukan agar anggaran tersebut bisa efektif dan efisien.
    “Kami butuh saran, masukan dan bimbingan BPK RI untuk mengelola
    anggaran Covid-19 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang. Kami
    ingin dana tersebut bisa digunakan efektif dan efisien. Makanya, kami
    minta BPK ikut serta mengawasi penggunaan anggarannya,” katanya, Kamis
    25/6/2020.
    Zaki juga mengatakan, Pemkab Tangerang kembali meraih WTP ke 12
    berturut-turut dari BPK RI. Tentunya, raihan opini WTP ini bukan tujuan
    akhir, namun menjadi salah satu motivasi Pemkab Tangerang untuk semakin
    baik lagi dalam pengelolaan keuangan dan aset Kabupaten Tangerang.
    “Raihan WTP 12 kali berturut-turut sebetulnya bukan tujuan kahir,
    namun ini menjadi motivasi kami untuk melakukan berbagai pengawasan
    kontrol, evaluasi dan juga koordinasi terhadap pemanfaatan laporan
    keuangan dan aset,” katanya.
    Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch
    Maesal Rasyid bersyukur Pemkab Tangerang kembali meraih WTP 12 kali
    berturut-turut dari BPK RI. Namun demikian, dalam predikat WTP tersebut
    ada hal yang perlu dan harus ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi
    dari BPK, karena setiap daerah pasti memiliki catatannya masing-masing.
    “Alhamdulillah rekomendasi dan arahan dari BPK hanya dari sisi administrasi saja,” pungkasnya.
  • Polresta Tangerang Gandeng Tokoh Agama Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Tigaraksa

    Polresta Tangerang Gandeng Tokoh Agama Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Tigaraksa

    Polresta Tangerang Gandeng Tokoh Agama Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Tigaraksa.
    TANGERANG-Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi menggelar
    pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang,
    Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang, dan Forum
    Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Tangerang di salah satu
    rumah makan di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
    “Polresta Tangerang terus melakukan berbagai kegiatan untuk mengajak
    masyarakat menerapkan protokol kesehatan salah satu upaya itu adalah
    dengan menggandeng tokoh agama,” kata Ade, Kamis (25/6/2020).
    Ade menyampaikan, pertemuan dengan para pemuka agama merupakan bentuk
    silaturahmi untuk membangun kesepahaman. Selain mendistribusikan
    isu-isu aktual, pada silaturahmi itu pun disepakati bahwa institusi
    pemerintah dalam hal ini kepolisian dan para pemuka lintas agama siap
    bergotong-royong untuk terus mengedukasi masyarakat untuk menerapkan
    protokol kesehatan
    Kata Ade, imbauan protokol kesehatan kepada masyarakat merupakan
    bagian dari kesiapan menuju new normal. Ade berharap, kerja sama dan
    gotong-royong semua pihak dapat memberikan kekuatan hingga bisa
    menjalani dan mengatasi pandemi dengan baik.Yakni dengan berkurangnya angka yang terkena positif dan masyarakat dapat melaksanakan aktivitas normal seperti biasa,” ujarnya.
    Ade mengajak semua elemen masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Hal
    yang paling minimal dalam hal mematuhi protokol kesehatan adalah
    menggunakan masker. Langkah itu, lanjut Ade, akan lebih baik bila
    diikuti kebiasaan mencuci tangan dan menjaga jarak.
    “Apabila gotong-royong dan disiplin, mudah-mudahan kita aman dan dapat melewati semua ini dengan baik,” pungkasnya
  • Jelang HUT Byangkara Ke 74 Bupati Lebak : Semoga Polri Sukses Selalu dan Semakin Jaya

    Jelang HUT Byangkara Ke 74 Bupati Lebak : Semoga Polri Sukses Selalu dan Semakin Jaya

    Lebak – Menjelang hari Bhayangkara ke-74, Hj.Iti
    Octavia Jayabaya, Bupati Lebak menyampaikan ucapan khusus kepada semua
    anggota Polri di seluruh Indonesia khususnya yang bertugas di Wilayah
    Hukum Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Selasa, (23/06/2020).
    “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lebak dan seluruh masyarakat di
    Kabupaten Lebak mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-74,” ucap Bupati
    Lebak.
    Hj Iti, menilai bahwa kinerja polisi yang saat ini semakin jaya dan
    Apalagi, menurutnya Polri didukung dengan semangat promoter pengabdian
    untuk masyarakat, bangsa dan negara.
    “Semoga Polri terus mempertahankan sinergitas antara pemerintah dan
    masyarakat, sehingga selalu sukses dalam menjalankan tugas pengabdian
    kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
    Selain itu, Ia berharap agar ke depan polisi semakin humanis dan
    profesional. Dan menjadi tempat keluh kesah masyarakat yang membutuhkan
    bantuannya.Semoga Polri, khususnya Polres Lebak semakin dicintai oleh seluruh
    lapisan masyarakat, dan sukses selalu melayani masyarakat,” harapnya.
    “Dan semoga dengan semangat Promoter dan pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa, dan negara Polri semakin jaya,” tambahnya.
    Menurut nya, Polri mampu memberikan pelayanan yang semakin baik untuk
    masyarakat kabupaten Lebak menumpas kejahatan. Ia juga mengajak kepada
    seluruh masyarakat untuk selalu mendukung pihak Kepolisian dalam
    menciptakan Situasi kamtibmas kondusif, Masyarakat semakin Produktif.
    “Saya percaya Polri mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat,
    serta tidak memberikan celah bagi siapa saja yang melanggar kejahatan
    kususnya di wilayah hukum Polres Lebak
  • SBY Ingatkan RUU HIP: Hati-hati Bicara Ideologi, Bisa Picu Perpecahan

    SBY Ingatkan RUU HIP: Hati-hati Bicara Ideologi, Bisa Picu Perpecahan

    JAKARTA-Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
    ikut mengomentari polemik pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU
    HIP). SBY punya pandangan, namun memilih untuk menahan diri.
    “Sayang mengikuti hiruk pikuk sosial & politik seputar RUU Haluan
    Ideologi Pancasila (HIP). Saya juga sudah membaca & mengkaji RUU
    tsb. Tentu ada pendapat & tanggapan saya. Namun, lebih baik saya
    simpan agar politik tak semakin panas *SBY*,” tulis SBY di akun Twitternya, Selasa (23/6).
    SBY
    hanya mengingatkan, pembahasan RUU HIP harus dilakukan dengan
    hati-hati. Karena hal tersebut berkaitan dengan ideologi negara yakni
    Pancasila.
    SBY meyakini, apabila keliru dalam penetapan RUU tersebut. Maka akan berakibat fatal bagi semua pihak nantinya.
    “Kita harus sungguh berhati-hati jika berpikir, berbicara &
    merancang sesuatu yg berkaitan dgn ideologi & dasar negara
    Pancasila. Apalagi jika menyentuh pula kerangka & sistem kehidupan
    bernegara. Kalau keliru, dampaknya sangat besar *SBY*,” kata SBY lagi.
    SBY mengingatkan potensi perpecahan di masyarakat apabila RUU HIP ini
    dibahas dengan tidak tepat. Dia tak ingin rakyat dibuat susah lagi
    karena pembahasan RUU tersebut yang tidak pada tempatnya.
    “Memposisikan ideologi harus tepat & benar. Ingat, proses “nation
    building” & “consensus making” yg kita lakukan sejak tahun 1945
    juga tak selalu mudah. Jangan sampai ada “ideological clash” &
    perpecahan bangsa yg baru. Kasihan Pancasila, kasihan rakyat *SBY*,”
    terang SBY yang juga mantan Ketum Demokrat tersebut.
    RUU HIP Ditunda

    Diketahui, pemerintah memutuskan untuk menunda pembahasan RUU HIP
    bersama DPR. Hal ini usai pembahasan memicu kontroversi di masyarakat.

    PKS
    menyoroti larangan komunisme, marxisme dan leninisme yang tak
    dimasukkan dalam RUU tersebut. Sementara Demokrat, menilai RUU HIP
    membuat Pancasila menjadi sekadar aturan teknis dan tidak lagi menjadi
    sumber nilai kebangsaan.

  • Hindari Tabrakan, Truk Muatan Arang Terperosok di Balaraja

    Hindari Tabrakan, Truk Muatan Arang Terperosok di Balaraja

    TANGERANG-Satu unit mobil truk bernomor polisi B 9713 BYX muatan arang
    tergelincir di ujung jembatan layang Jalan Raya Pete Desa Tobat
    Kecamatan Balaraja, Selasa (23/6/2020) pagi tadi. Rendi, 36 tahun,
    pengemudi truk mengatakan, dari Lampung menuju Pasar Santiong Balaraja.
    Setibanya di ujung jembatan layang Desa Tobat Kecamatan Balaraja,
    dirinya dikagetkan dengan sebuah mobil truk kecil dari arah berlawanan
    “Saya buang ke kiri karena ada mobil truk cold diesel lawan arah,” ungkap Rendi Selasa (23/6/2020) siang tadi
    Rendi menjelaskan, dirinya sengaja membuang ke kiri untuk menghindari tabrakan
    “Seharusnya mobil kecil itu mengalah, namun dia paksakan masuk. Kalau saya tidak buang kekiri, pasti adu kebo,” jelas Rendi
    Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di Jalan Pete Desa Tobat
    terpaksa harus putar arah. Namun untuk kendaraan roda dua masih bisa
    lewat secara bergantian
    Menurut keterangan Edo warga setempat kejadian mobil naas tersebut
    sejak Senin (22/6/2020) dini hari namu baru bisa di evakuasi pada jam
    12.00 WIB
    “Itu dari kemaren pagi bang, baru sekarang di evakuasi, mobil derek aja datangnya jam 10.00 pagi tadi,” ungkapnya.
  • Jam Malam Dicabut Total, Masyarakat Arab Saudi Kembali Keluar Rumah

    Jam Malam Dicabut Total, Masyarakat Arab Saudi Kembali Keluar Rumah

     

    Foto : A
    Longgarkan
    Jam Malam – Pemandangan Kota Riyadh setelah pemerintah melonggarkan jam
    malam yang diberlakukan untuk menekan laju sebaran virus korona di Arab
    Saudi, Minggu (21/6).

    RIYADH  – Masyarakat Arab Saudi kembali keluar rumah
    pada Minggu (21/6) malam, pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir
    usai pemerintah mencabut peraturan jam malam terkait Covid-19.
    Banyak orang yang pergi untuk makan malam, berkeliling dengan motor,
    juga berjalan santai bersama peliharaan mereka–mengingat di siang hari
    cuaca sedang sangat panas.
    Sejak Maret lalu, Kerajaan Arab Saudi menerapkan sejumlah aturan
    ketat untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk pembatasan selama
    24 jam di sebagian besar kota, dengan hanya memberikan izin bagi warga
    pergi keluar untuk membeli kebutuhan dasar atau jika ada alasan
    kesehatan.
    Pemerintah kemudian mulai melonggarkan aturan secara bertahap pada
    Mei lalu dengan memperbolehkan kegiatan usaha dijalankan kembali, lalu
    kali ini mencabut aturan jam malam secara total.
    “Begitu kami mendengar bahwa aturan jam malam usai, kami langsung
    mengontak teman-teman lainnya untuk pergi berkeliling,” kata Hesham
    Mahro, salah satu anggota grup pengemudi Harley-Davidson.
    “Kehidupan sudah kembali lagi, ada suatu perasaan yang berbeda,” kata dia menambahkan.
    Sementara itu, restoran-restoran di pusat kota Riyadh juga menghadirkan penampilan musik untuk menandai hari normal baru ini.
    “Kami sangat senang, benar-benar dari lubuk hati paling dalam. Kami
    bernyanyi bersama para pelanggan dan bergembira, juga merayakan
    kembalinya kehidupan normal di Riyadh. Semoga seluruh dunia juga segera
    begini, insyaallah,” ujar Ahmad Moaead, seorang pegawai restoran
    Alkofeah.
    Beberapa orang lainnya, menikmati saat-saat bisa kembali menghirup udara luar dengan bebas.
    “Anak saya biasanya membuat saya kesal selama masa jam malam, karena
    ia bangun dan langsung menangis ingin berjalan-jalan keluar.
    Alhamdulillah, hari ini saya merasa baru terbangun dari mimpi buruk,”
    kata seorang perempuan yang ingin dipanggil Um Dana, ibunda Dana.
    Walaupun demikian, beberapa aturan pembatasan masih berlaku, misalnya
    pelarangan perkumpulan publik dengan peserta lebih dari 50 orang.
    Selain itu, pintu masuk negara itu juga masih ditutup untuk pelancong
    luar negeri. Ibadah umrah, juga haji, masih ditangguhkan.