Kategori: Uncategorized

  • KPK lakukan OTT, tangkap Wali Kota Madiun

    KPK lakukan OTT, tangkap Wali Kota Madiun

    JAKARTA KONTAK BANTEN  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan
    (OTT) dengan menangkap Wali Kota Madiun Maidi pada Senin (19/1).

    “Salah satunya Wali Kota Madiun,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Lebih lanjut Budi mengatakan Wali Kota Madiun tersebut selanjutnya dibawa ke Jakarta oleh KPK.

    KPK
    memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari Wali Kota Madiun
    sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

    Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari 2026.

    Pada
    11 Januari 2026, KPK mengungkapkan OTT tersebut mengenai dugaan suap
    terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya
    Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan
    periode 2021-2026.

    Lima dari delapan orang yang ditangkap kemudian
    ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Kepala KPP Madya Jakut Dwi
    Budi (DWB), Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakut Agus
    Syaifudin (AGS), Tim Penilai di KPP Madya Jakut Askob Bahtiar (ASB),
    konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD), serta Staf PT Wanatiara
    Persada Edy Yulianto
  • Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco : Tidak Ada Revisi terkait UU Pilkada

    Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco : Tidak Ada Revisi terkait UU Pilkada

    JAKARTA KONTAK BANTEN  Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan
    bahwa DPR RI bersama Pemerintah telah sepakat tidak akan ada revisi
    terhadap Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala
    Daerah (Pilkada) pada tahun ini.

    Dasco mengatakan bahwa Rancangan
    Undang-Undang (RUU) tentang Pilkada memang tidak ada dalam agenda
    Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Dengan begitu,
    dia menegaskan bahwa DPR tak ada rencana membahas UU tersebut.

    “Kami
    sudah sepakat dalam Prolegnas tahun ini tidak masuk agenda pembahasan
    UU Pilkada,” kata Dasco saat konferensi pers bersama Komisi II DPR RI
    dan Menteri Sekretaris Negara di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

    Dia menyebut bahwa isu pilkada yang akan dipilih oleh DPRD pun belum terpikirkan oleh DPR RI.

    Saat
    ini, menurut dia, DPR RI akan fokus untuk melaksanakan putusan Mahkamah
    Konstitusi yang berkaitan dengan Undang-Undang Pemilihan Umum (Pemilu).

    Menurut dia, para partai politik akan membuat sistem dan rekayasa konstitusi yang disiapkan untuk pembahasan revisi UU Pemilu.

    “Sehingga kita perlu meluruskan berita-berita yang simpang siur yang ada di masyarakat,” kata dia.

    Untuk itu, dia pun meminta kepada Komisi II DPR RI sebagai
    komisi teknis urusan politik dalam negeri agar menyampaikan kesepakatan
    itu kepada masyarakat.

    Sebelumnya, berbagai partai politik
    pendukung pemerintah menyatakan mendukung agar Pemilihan Kepala Daerah
    (Pilkada) dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Namun
    sejumlah partai politik lainnya menolak dengan alasan bahwa Pilkada
    harus tetap dilaksanakan secara langsung.

  • Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman

    Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman

     

    JAKARTA  KONTAK BANTEN  Presiden Republik Indonesia Prabowo
    Subianto menghadiri pernikahan Sekretaris Pribadinya, Agung Surahman,
    dengan Aulia Mahardiana Warsitoarti. Dalam prosesi akad nikah tersebut,
    Prabowo bertindak sebagai saksi mempelai pria, sementara Presiden ke-7
    RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi saksi mempelai wanita.

    Akad nikah digelar di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah
    (TMII), Jakarta Timur, pada Minggu pagi (18/1/2026). Prabowo hadir
    mengenakan setelan jas hitam dan kopiah, sedangkan Jokowi tampil rapi
    dengan jas biru tua dan kopiah.

     Keduanya duduk di sisi kanan dan kiri meja akad
    selama prosesi berlangsung. Ijab kabul dipimpin oleh penghulu dari KUA
    Cipayung, Jakarta Timur, dan berlangsung khidmat sekitar pukul 10.48
    WIB. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta nasihat
    pernikahan.

     Agung Surahman mengucapkan ijab kabul dalam satu
    tarikan napas. Usai prosesi, Prabowo dan Jokowi secara serempak
    menyatakan akad nikah tersebut “sah”.

     Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam acara
    tersebut, di antaranya Ketua DPD RI Sultan Najamudin, Menteri
    Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti
    Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri
    Tito Karnavian, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Luar
    Negeri Sugiono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri
    Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

     Pengamanan acara berlangsung ketat. Setiap tamu
    undangan diwajibkan menunjukkan undangan dan menjalani pemeriksaan
    melalui metal detector serta mesin pemindai x-ray sebelum memasuki
    gedung.

     Karangan bunga tampak berjejer di halaman Gedung
    Sasono Utomo, berisi ucapan selamat dari Presiden Prabowo Subianto,
    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah
    Putih, hingga pimpinan lembaga tinggi negara.

     Usai akad, acara dilanjutkan dengan resepsi
    pernikahan yang berlangsung tertib dan khidmat. Prabowo dan Jokowi
    tampak duduk berdampingan di kursi tamu kehormatan dan terlihat
    berbincang santai.

  • Pelaku Aksi Asusila di Bus TransJakarta Resmi Ditahan Polisi

    Pelaku Aksi Asusila di Bus TransJakarta Resmi Ditahan Polisi

     

    JAKARTA  KONTAK BANTEN  Kepolisian menetapkan dua pria
    pelaku tindakan asusila di dalam bus TransJakarta sebagai tersangka.
    Kepastian tersebut disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres
    Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar.

     “Keduanya telah kami tetapkan sebagai tersangka dan
    dijerat Pasal 406 KUHP Nasional terkait perbuatan asusila di muka umum,”
    ujar Onkoseno saat dikonfirmasi, Sabtu (17/1/2026).

     Kasus ini mencuat ke publik setelah sebuah video
    penangkapan pelaku viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di
    dalam bus TransJakarta yang melintas di ruas Tol Pelabuhan Gedong
    Panjang, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (15/1/2026)
    sekitar pukul 18.20 WIB.

     Dalam kejadian tersebut, dua pria berinisial HW dan
    FTR diduga melakukan tindakan masturbasi di dalam kendaraan umum dan
    menjadikan seorang penumpang perempuan sebagai korban.

     Keduanya sempat diamankan oleh petugas keamanan
    TransJakarta sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Metro Jakarta Utara
    untuk proses hukum lebih lanjut.

     Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden bermula saat
    korban menaiki bus TransJakarta dalam perjalanan pulang usai
    beraktivitas. Saat itu, korban berdiri di antara penumpang lainnya dan
    belum menyadari adanya tindakan tidak senonoh.

     Beberapa waktu kemudian, korban merasakan adanya
    cairan yang mengenai bagian belakang pakaiannya. Awalnya, korban mengira
    cairan tersebut berasal dari pendingin udara bus.

     “Situasi berubah ketika salah satu penumpang lain
    melihat kejanggalan dan langsung berteriak. Perhatian penumpang pun
    tertuju pada kejadian tersebut,” jelas Onkoseno.

     Setelah menyadari apa yang terjadi, korban diketahui
    menjadi sasaran dugaan perbuatan asusila. Petugas kondektur bersama
    penumpang lainnya segera bertindak dengan mengamankan dua pria yang
    dicurigai sebagai pelaku.

     Kedua tersangka kini telah ditahan dan kasusnya masih dalam penanganan kepolisian guna proses hukum selanjutnya.

  • Kemenhub Sampaikan Penjelasan Resmi Terkait Insiden Jatuhnya Pesawat

     

    IlUTRASI

    JAKARTA KONTAK BANTEN – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat
    Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan keterangan resmi terkait
    insiden pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang
    dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026).

    Pesawat dengan registrasi PK-THT tersebut merupakan ATR 42-500 buatan
    tahun 2000 dengan nomor seri 611. Pesawat dioperasikan oleh IAT selaku
    pemegang AOC 034 dan tengah melayani penerbangan rute Yogyakarta (Adi
    Sucipto/JOG) menuju Makassar (Sultan Hasanuddin/UPG), dengan Pilot in
    Command Capt. Andy Dahananto.

     Berdasarkan laporan awal yang diterima Direktorat
    Jenderal Perhubungan Udara, pesawat terakhir terpantau pada pukul 04.23
    UTC atau sekitar 11.23 WIB. Saat itu, posisi pesawat berada di radial
    060 dengan jarak sekitar 12 nautical miles dari Makassar.

     Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa,
    menjelaskan bahwa informasi lanjutan diterima pada pukul 13.17 WITA
    dari General Manager AirNav Indonesia Cabang Makassar. Pesawat
    dinyatakan hilang kontak di wilayah sekitar Maros–Pangkep, Sulawesi
    Selatan, dengan perkiraan koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan
    119°42’54” Bujur Timur.

     Jumlah Penumpang dan Awak

    Total orang di dalam pesawat (persons on board/POB) berjumlah 10 orang, terdiri atas tujuh awak pesawat dan tiga penumpang.

     Kondisi Cuaca

     Informasi awal menyebutkan kondisi cuaca saat
    kejadian relatif kondusif, dengan cuaca sedikit berawan dan jarak
    pandang sekitar delapan kilometer. Namun demikian, Kemenhub masih
    melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Badan Meteorologi, Klimatologi,
    dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh data cuaca yang lebih lengkap dan
    akurat.

     Upaya Pencarian dan Pertolongan

    Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Makassar
    telah mengerahkan tim pencarian dan pertolongan dengan melibatkan 15
    personel rescue. Operasi SAR didukung oleh satu unit truk personel, satu
    unit rescue car, serta satu unit drone guna membantu pencarian dari
    udara.

     Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan
    koordinasi intensif melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V
    Makassar bersama AirNav Indonesia, Basarnas, operator penerbangan, dan
    instansi terkait lainnya untuk memantau perkembangan serta memastikan
    seluruh langkah penanganan berjalan optimal.

     

    Imbauan Kewaspadaan Cuaca

    Seiring dengan insiden tersebut, Ditjen Perhubungan
    Udara mengimbau seluruh operator penerbangan agar meningkatkan
    kewaspadaan terhadap dinamika cuaca. Operator diminta melakukan
    perencanaan penerbangan secara cermat dan mematuhi ketentuan cuaca
    minimum pada tahap dispatch, lepas landas, hingga pendaratan sesuai
    standar operasional prosedur (SOP).

     Selain itu, operator penerbangan juga diingatkan
    untuk mengimplementasikan ALAR (Approach and Landing Accident Reduction)
    Toolkit sebagai langkah pencegahan kecelakaan, khususnya pada fase
    pendekatan dan pendaratan di wilayah dengan kondisi cuaca buruk atau
    medan pegunungan.

     Sebagai pedoman, Ditjen Perhubungan Udara telah menerbitkan sejumlah surat edaran, antara lain:

    Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.

    Surat Edaran Nomor 47 Tahun 2020 terkait operasi penerbangan pada kondisi cuaca minimum.

     Surat Edaran Nomor 01 Tahun 2022 mengenai kewaspadaan dampak fenomena La Niña.

     Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2024 tentang peningkatan
    kewaspadaan menjelang libur Natal dan Tahun Baru serta penanganan abu
    vulkanik.

     “Kami akan terus menyampaikan informasi terbaru secara berkala sesuai dengan perkembangan resmi di lapangan,” tutup Lukman.

  • Gubernur Andra Soni Tegaskan Banten Siap Jadi Tuan Rumah PON

    Gubernur Andra Soni Tegaskan Banten Siap Jadi Tuan Rumah PON

    BANTEN KONTAK BANTEN  Gubernur Banten Andra Soni, menerima kunjungan kehormatan dari dua
    legenda tenis meja Indonesia, Ling Ling Agustin dan Evi Sumendap, di
    Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (13/1/2026) kemarim.

    Pertemuan
    tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari apresiasi
    pemerintah pusat terhadap atlet, manajemen finansial masa tua, hingga
    pengembangan prestasi olahraga di Provinsi Banten.Ling Ling Agustin dan Evi Sumendap merupakan atlet nasional
    berprestasi yang pernah mengharumkan nama bangsa di kancah
    internasional, di antaranya pada ajang SEA Games 1980 dan Olimpiade
    Barcelona 1992.

    ”Alhamdulillah, hari ini saya mendapatkan
    kunjungan kehormatan dari idola saya. Mereka adalah legenda olahraga
    Indonesia, seorang Olimpian yang pernah bertanding membawa nama bangsa,”
    ungkap Gubernur Andra Soni.

    Dalam pertemuan tersebut, Gubernur
    menjelaskan bahwa kedua legenda olahraga ini membawa kabar baik terkait
    perhatian pemerintah pusat. Keduanya menyampaikan informasi mengenai
    penghargaan berupa rumah bagi atlet berprestasi dari Presiden Republik
    Indonesia, Prabowo Subianto. Lokasi hunian tersebut diketahui berada di
    wilayah Kasemen, Kota Serang.

    Selain membahas apresiasi materiil, diskusi juga berkembang ke arah literasi keuangan bagi para atlet.

    “Kami
    berdiskusi tentang bagaimana atlet mengelola keuangannya. Tujuannya
    agar prestasi yang diraih saat masa produktif dapat dikelola dengan
    baik, sehingga tetap bermanfaat dan menjamin kesejahteraan di masa tua,”
    jelas Andra Soni.

    Potensi Banten sebagai Lumbung Atlet

    Gubernur
    menyambut positif keinginan Ling Ling dan Evi Sumendap untuk
    berkontribusi membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam
    pembinaan cabang olahraga tenis meja. Menurut Andra Soni, masukan dan
    dukungan dari pelaku sejarah olahraga nasional sangat krusial bagi
    kemajuan daerah.

    Ia juga menyoroti banyaknya atlet dan mantan
    atlet nasional yang memilih berdomisili di Provinsi Banten. Hal ini
    menjadi modal sosial yang besar bagi pengembangan olahraga daerah.

    ”Banyak
    mantan atlet tinggal di daerah Banten. Selain Ling Ling dan Evi, ada
    Ismu. Kemudian di cabang bulu tangkis ada Candra Wijaya, Tontowi Ahmad,
    dan Hendra Setiawan,” tambahnya.

    Sementara itu, Ling Ling Agustin
    menyatakan dukungannya terhadap visi Gubernur dalam membangun olahraga
    yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga
    pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini mencakup pembinaan mental
    sportivitas dan keadilan dalam ekosistem olahraga.

    Secara
    khusus, Ling Ling juga mendukung wacana dan keinginan Gubernur agar
    Provinsi Banten siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) di
    masa mendatang.

    ”Insya Allah, kita semua para legenda olahraga yang tinggal di Banten mendukung keinginan Pak Gubernur,” ujar Ling Ling.

    Kepala
    Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad
    Syaukani, menambahkan bahwa kehadiran kedua legenda tersebut memberikan
    motivasi baru bagi pengembangan prestasi daerah. Keduanya telah
    menyatakan kesiapan untuk menyumbangkan tenaga dan pengalaman demi
    kemajuan tenis meja Banten.

    ”Terkait mantan atlet nasional yang
    bermukim di Banten, kami akan mengatur agenda silaturahmi lanjutan. Hal
    ini dilakukan untuk menggalang dukungan serta sinergi dalam pembinaan
    dan pengembangan olahraga di Provinsi Banten secara menyeluruh,” pungkas
    Ahmad Syaukani.
  • Bupati PANDEGLANG Dewi: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

    Bupati PANDEGLANG Dewi: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

     PANDEGLANG  KONTAK BANTEN  Untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak banjir
    tercukupi, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani turun langsung
    mengunjungi warga Kecamatan Patia, Selasa (13/1/2026).

    Kehadiran Bupati di lokasi banjir, juga merupakan bentuk komitmen
    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dalam memastikan kondisi serta
    kebutuhan masyarakat terdampak, dapat tertangani dengan baik.

    Di sela-sela kunjungannya, Bupati Dewi menyampaikan keprihatinannya
    atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten
    Pandeglang.

    Ia menegaskan, Pemerintah Daerah bergerak cepat bersama seluruh
    perangkat daerah, TNI, Polri, serta relawan kemanusiaan untuk membantu
    warga terdampak.

    “Kami hadir langsung di tengah masyarakat, untuk memastikan kondisi
    warga terdampak banjir. Pemerintah Daerah tidak tinggal diam, kami terus
    berupaya memberikan bantuan dan penanganan secepat mungkin, agar beban
    masyarakat bisa berkurang,” ujar Bupati Dewi, Selasa (13/1/2026).

    Menurutnya, keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana.

    Bupati juga menginstruksikan, agar seluruh OPD terkait sigap dalam
    memberikan pelayanan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak,
    lansia, dan ibu hamil.

    “Saya minta kepada seluruh perangkat daerah, untuk terus siaga,
    pastikan kebutuhan dasar warga seperti makanan, air bersih, layanan
    kesehatan, dan tempat pengungsian terpenuhi dengan baik. Jangan sampai
    ada warga yang terlewat dari perhatian,” tegasnya.

    Bupati Dewi juga, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat
    potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi. Ia meminta warga, agar
    mengikuti arahan petugas di lapangan dan segera melapor jika kondisi air
    kembali meningkat.

    “Kita harus saling menjaga dan saling mengingatkan. Jika terjadi
    peningkatan debit air, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera
    ditangani. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tambahnya.

    Sementara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan
    Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurmiawan,
    menjelaskan banjir disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas cukup
    tinggi di sejumlah wilayah, sehingga menyebabkan debit air sungai
    meningkat dan meluap ke permukiman warga.

    “Untuk saat ini, ketinggian air bervariatif, mulai dari 20 sentimeter
    hingga 100 sentimeter, tergantung kondisi dan kontur tanah wilayah
    terdampak,” jelasnya.

    Ia menyampaikan, banjir di Kecamatan Patia dan Pagelaran, disebabkan oleh luapan Sungai Cilemer.

    Di Kecamatan Sumur, banjir terjadi akibat luapan Sungai Cikaret di
    Desa Sumberjaya dan Sungai Dayeuh di Desa Kertajaya. Sementara di
    Kecamatan Sobang, banjir berasal dari luapan Sungai Cilatak, Ciliman,
    Cikadueun, serta beberapa anak sungai lainnya.


    “Hingga saat ini, banjir melanda 11 kecamatan yang mencakup 32 desa
    dan 61 kampung, dengan jumlah terdampak sementara sebanyak 6.737 Kepala
    Keluarga atau 25.908 jiwa,” pungkasnya.
  • Prabowo Terpukau Siswa Sekolah Rakyat Kuasai Empat Bahasa

    Prabowo Terpukau Siswa Sekolah Rakyat Kuasai Empat Bahasa

     

    Presiden Prabowo saat berada di Kalinantan Selatan untuk meresmikan Sekolah Rakyat. Foto : Ist

    KALSEL KONTAK BANTEN – Presiden Prabowo Subianto mengaku terkesan
    dengan prestasi siswa Sekolah Rakyat yang baru berjalan sekitar enam
    bulan. Dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi, Prabowo
    menyoroti kemampuan siswa yang mampu berpidato menggunakan empat bahasa
    dengan lancar.a mengapresiasi kemampuan bahasa Inggris para siswa yang dinilai
    sangat baik, meski tidak tumbuh dan belajar di luar negeri. Menurutnya,
    capaian tersebut merupakan prestasi luar biasa.

     “Saya benar-benar terkesan. Anak-anak ini mampu
    berpidato dalam beberapa bahasa dengan sangat baik. Ini luar biasa,”
    ujar Prabowo saat acara di SRT 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin
    (12/1/2026).

     Prabowo juga mewacanakan pemberian kesempatan studi
    ke luar negeri bagi siswa berprestasi. Ia menyebut, dalam waktu singkat
    Sekolah Rakyat telah mencatat berbagai prestasi, termasuk juara
    olimpiade matematika tingkat nasional dan internasional.

  • Dievaluasi Enam Bulan ke Depan, Walikota Serang Ancam Ganti Pejabat yang Tak Becus Kerja

    Dievaluasi Enam Bulan ke Depan, Walikota Serang Ancam Ganti Pejabat yang Tak Becus Kerja

     

    KOTA SERANG KONTAK BANTEN – Walikota Serang Budi
    Rustandi melantik dan mengambil sumpah/janji lima jabatan pimpinan
    tinggi (JPT) Pratama Eselon IIB, dan enam jabatan administrator
    setingkat Eselon IIIA di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang,
    yang dilaksanakan di Kawasan Royal Baroe, pada Senin (12/1/2026).

    Pelantikan yang berlangsung di tengah hujan itu diihadiri oleh
    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Unsur Pimpinan Dewan Perwakilan
    Rakyat Daerah (DPRD), Asisten Daerah (Asda), Kepala Organisasi Perangkat
    Daerah (OPD) serta Camat se-Kota Serang.

    Walikota Serang, Budi Rustandi mengatakan, pengisian jabatan
    definitif diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas
    Kota Serang bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia. Ia menilai pejabat
    definitif memiliki kewenangan penuh dalam menggerakkan roda pemerintahan
    dibandingkan pelaksana tugas.

    “Kalau masih pelaksana tugas, kewenangannya terbatas. Kalau sudah
    definitif, kekuatannya penuh untuk bekerja dan mengambil keputusan,”
    katanya.

    Budi menyampaikan, pejabat yang dilantik nantinya akan diberikan
    waktu evaluasi selama tiga hingga enam bulan. Fokus utama penilaian
    berada pada kinerja pelayanan publik sesuai tugas pokok dan fungsi
    masing-masing.

    “Prioritasnya pelayanan publik. Tiga sampai enam bulan akan saya
    nilai. Sesuai aturan, kalau tidak bekerja dengan baik, pasti akan
    diganti. Ini soal ketegasan agar program bisa berjalan,” ucapnya.

    Terkait lokasi pelantikan yang dilakukan di kawasan Royal Baroe, Budi
    menjelaskan pelaksanaan pelantikan sengaja tidak dilakukan secara
    formal di hotel. Ia memilih ruang publik agar masyarakat dapat
    menyaksikan langsung dan merasa memiliki pemerintahan.

    “Sekarang bukan zamannya seremonial di hotel. Kita buat sederhana dan terbuka. Masyarakat bisa lihat langsung,” katanya.

    Menurut Budi, pelantikan di ruang publik juga menjadi pengingat bagi
    pejabat yang dilantik agar memahami posisinya sebagai bagian dari
    masyarakat dan pelayan publik.

    “Kita pernah lakukan di di Cilowong, Kepandean, sekarang di Royal
    Baroe. Nanti kita cari lagi tempat lain. Supaya pejabat itu sadar mereka
    bagian dari masyarakat,” ujarnya.

    Selain pengisian jabatan, Budi juga menyampaikan pemerintah daerah
    terus melakukan penanganan terhadap sejumlah persoalan, termasuk banjir
    yang terjadi di beberapa wilayah Kota Serang. Ia menyebut berbagai pihak
    telah bergerak untuk membantu warga terdampak.

    “Yang terpenting sekarang bagaimana kita cepat tanggap dan hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.

  • Setelah Ciwandan, Giliran Ratusan Jiwa dan KK di Cibeber Terdampak Banjir

    Setelah Ciwandan, Giliran Ratusan Jiwa dan KK di Cibeber Terdampak Banjir

     

    Proses evakuasi warga Cibeber yang terdampak banjir Cilegon. (Istimewa)

    KOTA CILEGON  KONTAK BANTEN  Bencana banjir kembali merendam sebagian
    wilayah di Kota Cilegon. Jika sebelumnya banjir besar melanda kecamatan
    Ciwandan pada Minggu (11/1/2026) kemarin, kini giliran Kecamatan
    Cibeber.

    Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi hampir merata di seluruh
    wilayah Kota Cilegon kemarin siang itu membuat Lingkungan Sambirata dan
    Perumahan Cilegon Indah (PCI) Blok D, Kecamatan Cibeber terendam banjir.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir di Lingkungan Sambirata
    ketinggiannya bahkan hingga sedada orang dewasa. Hal itu cukup
    mengkhawatirkan dan membuat panik warga setempat.

    “Banjir di Sambirata, Cibeber kemarin itu karena luapan kali kemudian
    ada juga tanggul yang jebol dan drainase juga sempit,” kata Kepala
    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Suhendi kepada
    BantenNews.co.id, Senin (12/1/2026).

    Berdasarkan data yang diterima, kata Suhendi banjir yang merendam 2
    lingkungan di Kecamatan Cibeber itu menyebabkab ratusan Kepala Keluarga
    (KK) dan jiwa terdampak.

    “Banjir di Sambirata sama PCI Blok D itu yah terdampak sekitar 293 KK
    dan 800 jiwa. Di Sambirata ada yang ngungsi di madrasah, masjid,
    musala, rumah-rumah yang aman,” ucapnya.

    Selain di Cibeber, banjir juga turut merendam 2 kecamatan lainnya,
    yakni Jombang dan Ciwandan. Meski tak separah sebelumnya, namun genangan
    air itu sangat menyengsarakan masyarakat.

    “Jombang itu di Kranggot karena luapan kali Nyi Kambang. Kalau
    Ciwandan biasa di depan Koramil itu karena drainasenya kurang
    berfungsi,” ujar Suhendi.

    Menyadari banjir di Cilegon ini tak kunjung berkesudahan dan hampir
    selalu terjadi saat hujan deras mengguyur, Suhendi mengaku telah
    berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk penanganannya.

    “Penanganannya sudah dipetakan oleh Dinas PUPR, tinggal
    pelaksanaannya saja. Mungkin ada pelebaran, pendalaman, normalisasi
    sungai, perbaikan dan peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT), karena
    setiap wilayah beda-beda,” tutupnya.