Wakil Bupati Lebak : Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Banten

 

 

LEBAK KONTAK BANTEN Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan
Stunting (TPPS) Lebak didampingi para kepala OPD menghadiri Penilaian
Kinerja Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi
Banten Tahun 2022 bertempat di Ball Room Bappeda Provinsi Banten, Serang
(30/5/2023).

Tim penilai Kinerja Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting terdiri dari beberapa unsur OPD Provinsi Banten dan USAID Erat.

Dalam acara penilaian tersebut Wabup Lebak mempresentasikan
Penetapan Program Prioritas Daerah untuk percepatan penurunan stunting
di Kabupaten Lebak.

Menurut Wabup, Pemerintah Kabupaten Lebak terus melakukan peningkatan
kapasitas kepada para pelaksana di lapangan, diantaranya Pembinaan
Kader Pembangunan Manusia, Evaluasi Pengukuran Pertumbuhan dan
Perkembangan anak, Pendampingan Keluarga oleh TPK, Pelatihan Tematik
Pekarangan Pangan Lestari, Pengawasan Keamanan Pangan, peningkatan
Posyandu dan Kampung KB Responsif Stunting, Bimbingan Perkawinan Terpadu
(Depag-KB-Kes) dan penguatan peran Duta GenRe pada pencegahan stunting
dari hulu, Pengembangan distribusi akses Air minum layak dan sanitasi
layak, peningkatan kompetensi tenaga pendidik tingkat PAUD, pengawalan
bantuan sosial, santunan, stimulasi pangan bagi peningkatan status gizi,
pelatihan Tim DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) tingkat desa, dan
promosi gerakan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS).

Publikasi intens dilakukan juga dilakukan melalui berbagai media
agar masyarakat mendapat edukasi yang memadai serta mampu melakukan
langkah-langkah pencegahan stunting secara mandiri.

“Pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi selama tahun
2022 memperlihatkan hasil yang signifikan jika dilihat dengan data
EPPGBM dimana dari 6,38% di Tahun 2021 menjadi 4,27% di Tahun 2022 atau
menurun sebesar 2,11%. Sedangkan berdasarkan hasil pengukuran SSGI,
prevalensi stunting menurun sebesar 1,1% dimana pada akhir tahun 2021
sebesar 27,3% menjadi sebesar 26,2% di akhir tahun 2022” Ungkap Wabup.
(**)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *