KOTA SERANG ( KONTAK BANTEN) Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD, menegaskan
bahwa masyarakat mempunyai hak aspirasinya secara bebas dalam memilih
pemimpinnya. Hal itu disampaikan pada saat menyambangi Kota Serang pada
Rabu (13/12).
“Masyarakat punya hak untuk mengajukan pilihan atau aspirasinya
secara bebas tidak boleh ditekan dan diintimidasi karena siapapun punya
hak untuk menentukan pilihan pemimpinnya,” katanya usai mengisi seminar
kebangsaan di Universitas Faletehan.
Mahfud juga menyampaikan terkait Indonesia Emas 2045 dari perspektif
politik dan hukum, yang diharapkan betul-betul menjadi negara merdeka,
bersatu, berdaulat, dan di dalamnya adil dan makmur.
di kancah dunia. Indonesia 2045 harus sudah tidak ada orang miskin, tak
ada pengangguran, lulusan SMA seluruhnya masuk ke perguruan tinggi.
“Pada tahun 2045, Indonesia akan menjadi negara keempat terbesar di dunia setelah China, India dan Amerika,” ujarnya.
Prasyarat menuju itu, kata Mahfud, yakni dengan demokrasi dan hukum
yang baik. Demokrasi ditandai oleh pemilu secara periodik. Pemilu
memberi kesempatan kepada rakyat menilai dan memvonis pemimpinnya.
Ia menyampaikan, di zaman reformasi ini, sudah ada instrumen hukum
pemilu yang lebih adil. Penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, kini
independen dipilih DPR.
“Sehingga kalau ada kecurangan, lebih banyak dilakukan kontestan. Ya
memang masih ada sih orang ndablek, bukan kontestan, ikut-ikutan
merepsesi,” katanya.
Mahfud juga berpesan agar masyarakat dapat memilih calon pemimpin
secara selektif, terutama tidak terbawa arus atau euforia sesaat. Dia
juga meminta seluruh komunitas akademik ikut mengambil peran aktif dalam
kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024. (ANT)

Tinggalkan Balasan